KASIH LEBIH PENTING DARIPADA PERSEMBAHAN


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-9 :1 Hupuji Holong Ni RohaMu
Hupuji holong ni rohaMu, O Tuhan Jesus Rajangki. Tu Ho hulehon ma diringku ai ido pinagidoMi. Huhalupahon ma diringku, mamingkir holong ni rohaMu.

PEMBACAAN FIRMAN
Mat. 20:20-28 (Pagi)
Maz. 37:18-28 (Malam)

RENUNGAN
Matius 12:7
Jika memang kamu mengerti maksud firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, tentu kamu tidak menghukum orang yang tidak bersalah.

KASIH LEBIH PENTING DARIPADA PERSEMBAHAN
Hidup ini penuh dengan pilihan. Sejak kecil kita sudah dihadapkan dengan berbagai pilihan yang akan sangat menentukan kemana langkah kita selanjutnya. Kita memilih apakah mau rajin belajar atau malas-malasan, apakah kita mau hidup teratur atau acak-acakan, menuruti orang tua atau membangkang, jujur atau bohong dan sebagainya.

Dalam nas diterangkan dua pilihan antara kasih dan persembahan, di mana kedua pilihan itu sangat penting dilakukan orang Kristen, tapi Yesus Kristus menekankan bahwa belas kasihan itu lebih penting dari pada persembahan, karena belas kasihan mempunyai makna kerendahan dan kemurahan hati. Sementara persembahan sering disalahgunakan untuk menghukum kesalahan sesama. Untuk itu melalui belas kasih kita mampu merasakan dan memahami sebuah kekurangan dengan tidak menghukum kesalahan sesamanya. Inilah sikap orang yang rendah hati dan berkenan di hadapan Tuhan. Orang yang rendah hati meletakkan dasar hubungannya dengan Allah dan sesama melalui Kasih. Kasih haruslah menjadi landasan hidup orang percaya, mengapa demikian? Karena Allah adalah kasih itu sendiri. Di mana belas kasih Allah dinyatakan-Nya lewat karunia-Nya yang besar yang dikerjakan oleh Yesus Kristus. Menunjukkan belas kasihan pada sesama adalah cara kita membalas belas kasihan yang telah Allah berikan kepada kita melalui kemurahan, kerendahan hati, kelemah-lembutan serta kesabaran, semuanya itu harus mengisi kehidupan kita sehari-hari. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ- 39:1 ‘Ku Diberi Belas Kasihan
‘Ku diberi belas kasihan, walau tak layak hatiku; tadi ‘ku angkuh, kini heran: Tuhan, besarlah rahmatMu! Kidung imanku bergema: rahmatMu sungguh mulia, Kidung imanku bergema: rahmatMu sungguh mulia!

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s