GEMBALA YANG BAIK


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-247:2 Sai Hehe ma Hamuna
Tangihon panjouonna tu hamusuon i. Ihuthon ma hataNa mangalo dosa i. Ibana do donganmu mandopang musu i. Ipe tongtong haposi Tuhanta Jesus i.

PEMBACAAN FIRMAN
Yak. 4:11 – 12 (Pagi)
Gal. 2:11- 14 (Malam)

RENUNGAN
Yohanes 10: 16
“Ada lagi pada-Ku domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini; domba-domba itu harus Kutuntun juga dan mereka akan mendengarkan suara-Ku dan mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala.”

GEMBALA YANG BAIK
Gembala yang baik. Ya, itulah Yesus yang telah memberikan nyawa-Nya bagi domba-domba gembalaan-Nya, termasuk saya dan saudara. Semasa hidup dan pelayanan-Nya di Israel, Yesus melihat bagaimana orang-orang Farisi menggembalakan bangsa Israel. Melalui nas ini Yesus “menegur dan menyadarkan” orang-orang Farisi, karena mereka lebih mengutamakan ritual agamanya, duduk di tempat terdepan dan terhormat. Mereka membebankan masyarakat dengan aturan dan peraturan yang tidak dapat dilakukan, tetapi mereka sendiri sangat miskin dalam kasih dan pengorbanan. Melalui nas ini, Yesus juga mau memperlengkapi murid-murid-Nya dalam pelayanan mereka kelak. Yesus telah memberikan keteladanan kepada murid-murid-Nya dahulu dan juga kepada kita sekarang.

Apakah nas ini masih relevan untuk dilakukan di tengah-tengah hidup yang semakin mementingkan diri sendiri? Tentu sangat relevan, karena kita harus bersungguh-sungguh mengasihi sesama. Karena itu, ada beberapa hal penting yang dapat kita petik dari nas ini, yaitu : 1. Berusahalah untuk mengenal sesama dengan sebaik-baiknya yang didasarkan kepada kasih Yesus. Dengan demikian akan terbangun sikap saling percaya. 2. Kehadiran kita, baik sebagai jemaat (domba) apalagi sebagai anggota majelis (gembala) harus berkontribusi untuk membangun kesatuan di tengah-tengah masyarakat maupun jemaat sehingga Yesus dipermuliakan. 3. Jadilah pribadi yang bertanggung jawab dan bersedia berkorban. Yesus telah melakukannya supaya kita beroleh hidup yang kekal. Maukah kita melakukannya? Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-376: 4 Ikut Dikau Saja Tuhan
Ikut dalam kesucian, lahir batin yang bersih. Aku rindu mengikuti suri yang Engkau beri. Aku ingin ikut Dikau dan mengabdi padaMu: dalam Dikau Jurus’lamat kubahagia penuh.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s