PIKIRKANLAH HAL – HAL YANG PATUT DIPIKIRKAN


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-24:5 Tatap Hami on Na Pungu Dison
Sai ajari be hami on sude./ Asa lam huboto hami dalan sidalanannami./ Sai ajari be hami on sude.

PEMBACAAN FIRMAN
Mat. 19:16- 26 (Pagi)
Ams. 28:19-25 (Malam)

RENUNGAN
Roma 12: 3
“Berdasarkan kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku, aku berkata kepada setiap orang di antara kamu: Janganlah kamu memikirkan hal-hal yang lebih tinggi daripada yang patut kamu pikirkan, tetapi hendaklah kamu berpikir begitu rupa, sehingga kamu menguasai diri menurut ukuran iman, yang dikaruniakan Allah kepada kamu masing-masing.”

PIKIRKANLAH HAL – HAL YANG PATUT DIPIKIRKAN
Kerinduan setiap orang untuk memiliki sesuatu yang lebih tinggi adalah hal yang wajar. Mulai dari makan enak, baju yang bagus, pendidikan yang tinggi, sampai mobil mewah, rumah mewah, jabatan yang tinggi dan berbagai sarana pra sarana yang lebih baik. Namun kemampuan setiap orang berbeda-beda. Kalau apa yang dipikirkan itu dapat dijangkau dengan kemampuan tidak masalah, tetapi kalau yang dipikirkan tidak terjangkau akan membuat masalah secara psikologis maupun sosial.

Firman Tuhan hari ini mengingatkan kita bahwa Tuhan mengaruniakan ukuran iman yang berbeda-beda kepada umat-Nya. Paulus berkata bahwa agar kita jangan memikirkan hal-hal yang lebih tinggi dari pada apa yang patut kita pikirkan. Tetapi hendaklah kita berpikir begitu rupa, sehingga kita menguasai diri menurut ukuran iman, yang dikaruniakan Allah kepada kita masing-masing. Jika kita memikirkan hal yang lebih tinggi maka hal itu akan memaksakan di luar kemampuan kita. Pikiran kita terganggu karena memikirkan terus menerus, sedangkan kemampuan kita tidak sampai disitu. Kita bisa mengorbankan suatu kepentingan lain yang lebih utama untuk mengejar hal-hal yang diluar kemampuan kita. Marilah kita memikirkan hal-hal yang patut kita pikirkan, dan jangan yang lebih tinggi.

BERDOA

BERNYANYI KJ-410 1 Tenanglah Kini Hatiku
Tenanglah kini hatiku: Tuhan memimpin langkahku. Ditiap saat dan kerja tetap kurasa tanganNya. Tuhanlah yang membimbingku; tanganku dipegang teguh. Hatiku berserah penuh; tanganku dipegang teguh.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s