HIDUP DALAM DOA


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-487:1 Tung Halak na Margogo
Tung halak na margogo si partangiang i. Dokdok pe sitaonon ndang olo talu i. Pos situtu rohana di Debata na i. Tuhan na manaluhon sude pangalo i.

PEMBACAAN FIRMAN
Gal. 5: 22 – 26 (Pagi)
Mika 6: 9 – 13 (Malam)

RENUNGAN
1Petrus 4: 7
“Kesudahan segala sesuatu sudah dekat. Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa.”

HIDUP DALAM DOA
Mengapa harus berdoa? Orang percaya diperintahkan Allah untuk berdoa; yang disampaikan oleh pemazmur (Maz: 105:4), nabi (Yes 55:6), rasul (Ef 6: 17-18) dan oleh Tuhan Yesus sendiri (Mat 26: 41). Doa penting sebagai sarana untuk menerima berkat dan kuasa Allah, dan penggenapan janji-janji-Nya (bnd. Luk 11: 5-13).

Prinsip doa adalah harus dengan iman yang tulus dan sejati seperti apa yang diungkapkan oleh Yesus ”Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu” (Mrk 11: 24). Doa harus dipanjatkan dalam nama Yesus (Bnd. Yoh 14: 13-14). Doa kita panjatkan sesuai dengan kehendak Allah yang sempurna. “Dan inilah keberanian percaya kita kepada-Nya, yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya”.(1 Yoh 5:14). Bukan hanya harus berdoa sesuai dengan kehendak Allah, juga harus berada dalam kehendak Allah, itu, jikalau kita mengharapkan Dia mendengar dan menanggapi kita. Allah akan memberikan hal-hal yang kita minta dari-Nya hanya jika kita mencari dahulu kerajaan Allah dan kebenaran-Nya (Mat 6: 33). Perumpamaan janda yang gigih memohon (Luk 18: 1-7) dapat menjadi teladan kita. Maka marilah kita dapat menguasai diri dan tenang untuk tetap berdoa dengan tekun, sesuai perintah Yesus: meminta…. mencari…mengetuk…. Mat 7: 7-8. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-460: 1 “Jika Jiwaku berdoa”
Jika jiwaku berdoa kepadamu Tuhanku,
ajar aku terima saja pemeberian tangan-Mu dan mengaku s’perti Yesus di depan sengsara-Nya: Jangan kehendakku Bapa, kehendak-Mu jadilah

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s