SADAR DIRI


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin

BERNYANYI BE-262:1 Jahowa Tuhanki
Jahowa Tuhanki, Ho mual ni na denggan.
Sitompa sasude, silehon hangoluan.
Sai lehon ma di au, pamatang na hipas.
Maringan ma di au, baen roha na ias.

PEMBACAAN FIRMAN
Maz. 124:1-8 (Pagi)
Kej. 1:18-20 (Malam)

RENUNGAN
1 Raja-raja 8:36
Maka Engkau pun kiranya mendengarkannya di sorga dan mengampuni dosa hamba-hamba-Mu, umat-Mu Israel, karena Engkaulah yang menunjukkan kepada mereka jalan yang baik yang harus mereka ikuti dan Engkau kiranya memberikan hujan kepada tanah-Mu yang telah Kauberikan kepada umat-Mu menjadi milik pusaka.

SADAR DIRI
Ketika Salomo berdoa di depan mezbah Allah, Salomo meminta kepada Tuhan agar ia senantiasa dapat perduli kepada rakyat Israel. Dalam doanya, Salomo meminta agar rakyat Israel sadar diri bahwa negara mereka kuat dan tanah tempat mereka tinggal sangat subur, bukan karena kekuatan atau kegagahan mereka namun hanya karena anugerah Tuhan. Alkitab mencatat bahwa bangsa Israel kerap tidak sadar bahwa Tuhan yang membuat mereka berkelimpahan dan aman. Saat mereka tidak sadar, mereka berpaling pada ilah lain, sehingga Tuhan terpaksa menghajar mereka dengan menjadikan bangsa-bangsa di sekitarnya menjajah mereka, dengan demikian mereka akan sadar dan kembali kepada Tuhan. Mari kita kembali merenungkan, apakah saat ini kita sadar dalam melakukan sesuatu, sehingga Tuhan tak perlu menghardik kita dengan keras karena melakukan sesuatu yang bertentangan dengan mau-Nya? Sadar diri akan keadaan diri sendiri akan membuat kita tidak sembarangan bertindak dan selalu mengandalkan Tuhan dalam semua tindakan kita lakukan. Banyak orang yang tidak sadar diri dalam melakukan segala sesuatu, sehingga ia bertindak yang membuat Allah menjadi marah dan mengirimkan orang lain untuk menghardik kita, hal ini pada kemudian hari akan membuat kita menyesal. Tuhan sudah sangat mengasihi kita, marilah kita selalu menyadari kasih-Nya itu dengan selalu sadar diri bahwa kita makhluk kecil dan lemah. Hidup kita akan jauh lebih bermakna saat kita sadar akan apa pun konsekuensi dari segala perbuatan kita. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-364:2 Berserah Kepada Yesus
Berserah kepada Yesus di kaki-Nya ‘ku sujud. Nikmat dunia ku tinggalkan, Tuhan t’rima anak-Mu. Aku berserah, aku berserah. Kepada-Mu Jurus’lamat aku berserah.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s