MEMBERI MENDAPAT KELIMPAHAN


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin

BERNYANYI BE-720:2 Naeng Marsinondang Ngolungku
Ingkon hobas mangurupi angka na gale i.
Jala burju manghobasi songon Tuhanta i.
Tiur marsinondang ido ni igil ni Jesus,
Tongtong marsinondang panondang do au tutu.

PEMBACAAN FIRMAN
Ams. 25:25-26 (Pagi)
Kel. 15:22-27 (Malam)

RENUNGAN
Matius 10:42
Dan barangsiapa memberi air sejuk secangkir saja pun kepada salah seorang yang kecil ini, karena ia murid-Ku, Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ia tidak akan kehilangan upahnya dari padanya.

MEMBERI MENDAPAT KELIMPAHAN
Dalam renungan kita kali ini, mari kita fokus pada makna memberi, sedangkan air merupakan objek yang diberi. Pada dasarnya, menerima jauh lebih menyenangkan daripada memberi. Ini adalah sifat alamiah manusia, sebab umumnya manusia tidak menginginkan apa yang dimilikinya berkurang atau hilang. Namun prinsip Tuhan berbeda dengan prinsip manusia seperti dalam Amsal 11:24 “Ada yang menyebar harta, tetapi bertambah kaya, ada yang menghemat secara luar biasa, namun selalu berkekurangan”.

Menurut Warren Buffet seorang darmawan, ia mengatakan bahwa: “Kemurahan hati dan kelimpahan itu berjalan seiring”. Alkitab juga menjelaskan orang yang banyak memberi kepada orang lain akan menerima kelimpahan, sebaliknya orang yang menghemat begitu rupa akan selalu berkekurangan, dalam hal ini mungkin dapat kita katakan “orang yang kikir”. Kenapa kita harus memberi lebih dahulu? Karena itu adalah perintah Tuhan. Lukas 6:38 berkata: “Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.” Selalu ada upah bagi orang yang memberi. Tujuan kita memberi adalah untuk menyukakan hati Tuhan. Sebagai anak Tuhan semangat dalam memberi harus lebih besar dari semangat menerima, dan Tuhan mempunyai tujuan bagi kita yaitu menjadi saluran berkat kepada orang lain. Jika kita rela melepaskan apa yang ada di tangan kita, maka Tuhan akan rela juga melepaskan apa yang ada ditangaan-Nya bagi kita. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-450:1 Hidup Kita yang Benar
Hidup kita yang benar haruslah mengucap syukur. Dalam Kristus bergemar; janganlah tekebur. Dalam susahpun senang; dalam segala hal. Aku bermazmur dan ucap syukur; itu kehendak-Nya.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s