DOA MINTA PERTOLONGAN KEPADA TUHAN


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-487: 1. Tung Halak Namargogo
Tung halak namargogo, sipartangiang i. Dokdok pe sitaonon, ndang olo talu i. Pos situtu rohana, di Debatana i. Tuhanna manaluhon, sude pangalo i.

PEMBACAAN FIRMAN
Mat. 20: 29-34 (pagi) Yer. 16: 19-21 (malam)

RENUNGAN HARIAN, Rabu 16 Mei 2018
Yunus 2: 3
Katanya: “Dalam kesusahanku aku berseru kepada TUHAN, dan Ia menjawab aku, dari tengah-tengah dunia orang mati aku berteriak, dan Kaudengarkan suaraku

DOA MINTA PERTOLONGAN KEPADA TUHAN
Doa adalah alat komunikasi kita kepada Tuhan. Doa adalah nafas rohani kita kepada Tuhan, karena itu seseorang tidak mau berdoa berarti sudah mati rohaninya. Dalam firman ini Yunus berdoa kepada Tuhan meminta pertolongan disaat menghadapi penderitaan yang sangat berat. Pada waktu itu, Yunus yang diutus oleh Tuhan untuk mewartakan kehancuran kota Niniwe yang menjadi musuh besar bangsa Israel, berdalih menolak suruhan Allah dan ia pergi ke Tarsis. Mengapa Yunus pergi ke Tarsis? Menurut Yunus Niniwe tidak layak untuk diselamatkan. Niniwe adalah bangsa yang jahat, penyembah berhala dan musuh utama umat Israel. Karena itulah Yunus pergi Tarsis dengan berlayar, tetapi di tengah lautan datanglah gelombang yang besar, membuat semua orang yang ada di kapal itu menjadi takut. Singkat cerita, Yunus menyerahkan dirinya dibuang ke laut dan ditelan seekor ikan besar dan Yunus tinggal di dalam perut ikan itu tiga hari tiga malam lamanya. Tetapi yang menarik waktu Yunus dalam perut ikan, Yunus berdoa kepada Tuhan dan katanya: Dalam kesusahanku aku berseru kepada Tuhan, dan Ia menjawab aku, dari tengah-tengah dunia orang mati aku berteriak, dan Kaudengarkan suaraku. Dalam perut ikan itulah Yunus bertobat dan berdoa meminta untuk diselamatkan Tuhan dan ternyata Tuhan menyelamatkan Yunus.

Berbagai pergumulan, penderitaan dan persoalan hidup, sering membuat kita tidak berdaya, kepada siapa kita berseru? Kepada siapa kita berteriak? Melalui firman ini, mari belajar dari Yunus, kita diajak untuk setia mengandalkan kuasa Tuhan. Marilah kita menyerahkan diri secara total kepada Tuhan, mari kita setia berdoa bagi Tuhan, karena dalam doa kita ada pertolongan, penguatan, permintaan, penghiburan, pengampunan dosa dan ucapan syukur.

BERDOA

BERNYANYI, KJ-426:1. Kita Harus Membawa Berita
Kita harus membawa berita, pada dunia dalam gelap. Tentang kebenaran dan kasih dan damai yang menetap, dan damai yang menetap. Karna g’lap jadi remang pagi, dan remang jadi siang t’rang. Kuasa Kristus kan nyatalah, rahmani dan cemerlang.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-Amin-Amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s