BELAJAR DARI ORANG LAIN


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-25-1 Hatami Ale Tuhanku
Hatami ale Tuhanku arta na umarga i, sai paian di rohangku unang so hutiop i. molo so be sitiopan Hata na badia i, aha nama haojahan ni haporseaon i.

PEMBACAAN FIRMAN
Luk. 17:7-10 Mat. 21:28-32

RENUNGAN HARIAN, Senin 5 Februari 2018
Filipi 4: 9
“Dan apa yang telah kamu pelajari dan apa yang telah kamu terima, dan apa yang telah kamu dengar dan apa yang telah kamu lihat padaku lakukanlah itu. Maka Allah sumber damai sejahtera akan menyertai kamu. “

BELAJAR DARI ORANG LAIN
Ketika jemaat Filipi menghadapi tantangan, mereka membutuhkan dorongan dan semangat. Bagaimana caranya hidup agar sesuai dengan ajaran dan iman kepada Yesus Kristus Sang Juruselamat? Rasul Paulus mengatakan: 1. Yesus sudah meninggalkan keteladanan dalam ajaran dan kehidupan-Nya. 2. Paulus meneladani ajaran dan kehidupan Yesus. 3. Jemaat meneladani Paulus. 4. Kita meneladani Paulus dan Jemaat dalam Perjanjian Baru. 5. Kita menjadi teladan bagi orang lain.

Panggilan Paulus meneladaninya, sekaligus merupakan panggilan bagi kita untuk juga menjadi teladan bagi orang lain. Kita perlu belajar dari orang lain. Keteladanan orang lain akan lebih mudah kita terima bila kita memiliki hubungan dengannya. Ada hubungan emosional dalam persahabatan, ikatan kekeluargaan, ikatan sekampung, satu gereja dan lain-lain. Itu sangat baik dan sangat penting dibangun. Tetapi dasar yang paling kuat adalah hubungan yang dibangun dengan keyakinan, hubungan bersama dan di dalam Tuhan. Artinya, kita menjalin hubungan dengan sesama yang diikat atau terjalin di dalam Tuhan. Itulah yang harus kita perbuat. Iman dan pengalaman kita bukan untuk diri kita sendiri. Iman dan pengalaman iman kita juga tertuju bagi orang lain. Demikianlah iman dan pengalaman iman menjadi rentetan peristiwa di mana Tuhan bertindak dan terjadi pertumbuhan iman, yang tentunya menjadi kemuliaan bagi Tuhan. Yesus sudah berbuat dan menjadi teladan. Paulus sudah berbuat untuk menjadi teladan. Kini kita juga terpanggil untuk menjadi teladan bagi orang lain dan kemuliaan untuk Tuhan. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-49:1-2 Firman Allah Jayalah
Firman Allah jayalah sampai ujung dunia. Kita pun dipanggilnya untuk hidup yang baka. Firman Khalik semesta yang mengasuh mahluk-Nya. Bimbingan-Nya pun tepat bagi orang tersesat.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s