SALAM


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE 248: 1 Saleleng ho di tano on
Saleleng ho di tano on, patigor ma roham. Paingotingot ma tongtong nidok ni Debatam.

PEMBACAAN FIRMAN
Mrk 1: 21-28 (Pagi) Maleaki 3 : 1 – 6 (Malam)

RENUNGAN HARIAN, Jumat 19 Januari 2018
Kejadian 21: 22b
“Allah menyertai engkau dalam segala sesuatu yang engkau lakukan.

SALAM
Perjumpaan seorang pemimpin dengan temannya sesama pemimpin sering diawali dengan kalimat “salam.” Sebagai ungkapan hormat dan sekaligus doa berkat atau pernyataan kebaikan bagi yang menerimanya. Abimelekh seorang Raja dengan rendah hati dan takjub menyapa Abraham, yaitu seorang Pemimpin yang kuat dan berjaya, serta terkenal karena dipelihara dan dilindungi oleh Allah. Dalam sapaan salamnya, Abimelekh melihat dan mau mengakui bahwa Allah selalu menyertai Abraham dalam segala sesuatu yang dikerjakannya. Melalui keberhasilan-keberhasilan yang kita capai ternyata ketaatan dan kesungguhan seseorang pada Tuhan dapat terlihat dan dirasakan oleh orang lain. Penyertaan Allah kepada Abraham membuat Abimelekh tidak berani bermusuhan melainkan ingin mengikat janji perdamaian dengannya. Abraham menerima salam Abimelekh dan mau bersepakat membuat perdamaian serta berjanji tidak akan menyerang dan memusuhinya.

“Syaloom” atau “Damai Sejahtera Tuhan” adalah ucapan salam yang sering kita dengar dan bahkan juga kita ucapkan. Di dalam Mat.10:12, Yesus Kristus memerintahkan kepada para murid untuk mengucapkan salam, setiap berjumpa dan memasuki rumah seseorang. Untuk itu marilah kita berjanji, untuk senantiasa mengucapkan salam itu, kita mengingatkan dan sekaligus diingatkan bahwa Allah menyertai langkah kita untuk membawa damai sejahtera dan berkat. Kita datang bukan membawa permusuhan atau pertengkaran. Karena itulah rancangan Tuhan bagi kehidupan kita untuk selalu hidup dalam kasih, sukacita dan damai sejahtera-Nya. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ 285: 1 Tuhankulah Gembalaku
Tuhankulah Gembalaku; oleh Nya ‘ku tent’ram di padang hijau yang segar, di pinggir air tenang.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI,
Amin, Amin, Amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s