TUHANLAH SEMBER SEGALA SESUATU


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-15 : 1, Aut na saribu hali ganda
Aut na saribu hali ganda saringar ni soarangki.
Naeng nasa gogo bahenonku, mamuji Debatanta i.
Paboa las ni rohangki hinorhon ni pambaenNa i.

PEMBACAAN FIRMAN
2 Taw. 20:1-22 (Pagi)
Luk. 13:22-31 (Malam)

RENUNGAN
2 Korintus 9 : 10 – Ia yang menyediakan benih bagi penabur, dan roti untuk dima-kan, Ia juga yang akan menyediakan benih bagi kamu dan melipatgandakannya dan menumbuhkan buah-buah kebenaranmu;

TUHANLAH SEMBER SEGALA SESUATU
Pertanyaan para ahli filsafat selalu merujuk kepada paling inti, misalnya pada sumber yang awal. Sebagai contoh: kertas yang kita miliki berasal darimana? Dari kayu. Kayu berasal darimana? Dari biji. Biji itu darimana? Dari sebuah sel. Sel itu darimana? Para ilmuwan tidak dapat menjawab dan ruang agama menjawab itu datangnya dari Tuhan. Tuhanlah yang menciptakan segala sesuatu. Oleh karena itu para filsuf Kristen mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan “liar” yang terkadang membawa untuk tidak percaya Tuhan.
Demikianlah juga halnya dengan firman Tuhan hari ini. Dialah yang menyediakan benih, roti, dan memberi hasil atas setiap pekerjaan kita. Artinya, Tuhanlah sumber segala sesuatunya. Kalau begitu, apakah peran kita manusia? Peran kita adalah mau ikut di dalam setiap rancangan-Nya. Bukan hal yang mustahil bagi Tuhan untuk menyelamatkan kita. Tapi Dia justru memanggil Abram dari Ur-Kasdim, memilih Maria, Yesus lahir ke dunia dan sebagainya. Oleh karena itu, kita harus bersyukur jika kita terpanggil, terpilih dan diutus dalam setiap rancangan-Nya. Justru semuanya itu adalah anugerah Tuhan. Bagi mereka yang terpilih maka bagi mereka telah disediakan Tuhan dan membantu kita untuk menyatakan rancangan Tuhan tersebut. Bagian kita hanyalah percaya, lakukan dan terus setia kepada-Nya.

BERDOA

BERNYANYI- KJ-438 : 3, Apapun juga menimpamu
Dipelihara-Nya hidupmu, Tuhan menjagamu dan didengarkan-Nya doamu; Tuhan menjagamu.
Tuhan menjagamu waktu tenang atau tegang. Ia menjagamu, Tuhan menjagamu.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI BE-36 : 1, Pasupasu hami
Pasupasu hami, o Debatanami. Sai sondanghon bohiMi tu na pungu on sude.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s