YESUS MEMBEBASKAN DARI PERHAMBAAN DAN MAUT


(function(i,s,o,g,r,a,m){i[‘GoogleAnalyticsObject’]=r;i[r]=i[r]||function(){
(i[r].q=i[r].q||[]).push(arguments)},i[r].l=1*new Date();a=s.createElement(o),
m=s.getElementsByTagName(o)[0];a.async=1;a.src=g;m.parentNode.insertBefore(a,m)
})(window,document,’script’,’//www.google-analytics.com/analytics.js’,’ga’);

ga(‘create’, ‘UA-72340620-1’, ‘auto’);
ga(‘send’, ‘pageview’);

PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-213:3 Dung Sonang Rohangku
Siporsan Tuhanku sandok dosangki, bolong tu nadao do dibaen.
Nang sada na so jujuronna be i na martua tondingku nuaeng.
Sonang do, sonang do, dipasonang tongtong rohangkon.

PEMBACAAN FIRMAN
Hak. 4:1-16 (Pagi)
Ef.6:10-17 (Malam)

RENUNGAN
Ibrani 2:15 – dan supaya dengan jalan demikian Ia membebaskan mereka yang seumur hidupnya berada dalam perham-baan oleh karena takutnya kepada maut.

YESUS MEMBEBASKAN DARI PERHAMBAAN DAN MAUT

Siapakah yang telah membebaskan hidup saudara dari perhambaan dosa dan maut? Paulus mengatakan: “Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita” (Roma 6:23). Yesus berkata: “Akulah jalan, kebenaran, dan hidup” (Yoh. 14:6). Tetapi oleh karena dosa, manusia menjadi hamba dosa dan takut akan maut bahkan ditaklukkan oleh dosa dan menjadi hamba dosa-iblis dan kehilangan kemuliaan Allah (Rom. 3:23). Oleh karena itu, Yesus telah mengalahkan kuasa dosa dan mengubah maut menjadi kehidupan.

Syukur kepada Allah yang mau menjadi manusia di dalam Yesus dan sama seperti manusia yang mengalami apa yang dialami manusia. Telah mengosongkan diri-Nya sendiri, bahkan mengambil rupa seorang hamba dan menjadi sama dengan manusia, merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati bahkan mati di kayu salib, itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama. Supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada…, dan segala lidah mengaku: “Yesus Kristus adalah Tuhan” (Fil. 2:1-11). Yesus yang menjadi manusia dan merendahkan diri tidak melakukan dosa, tetapi dibuat menjadi dosa oleh karena kita yang diperhamba dosa karena takutnya kepada maut (lht II Kor. 5:21). Allah di dalam Yesus yang telah merendahkan diri, menderita, mati telah membenarkan dan membebaskan kita dari perhambaan maut. Hai maut dimanakah kemenanganmu? Hai maut di manakah sengatmu?” (I Kor. 15:54,55). Yesuslah Imam Besar kita yang menaruh belas kasihan dan setia kepada Allah untuk mendamaikan dosa kita.

BERDOA

BERNYANYI KJ-393:2 Tuhan Betapa Banyaknya
Sanak saudara dan teman Kau b`ri kepadaku;
berkat terindah ialah; `ku jadi anak-Mu.
T`rima kasih ya Tuhanku atas keselamatanku!
Padaku telah Kau beri hidup bahagia abadi.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI BE-36 : 1 Pasupasu Hami
Pasupasu hami, O Debatanami. Sai sondanghon bohiMi tu na pungu on sude.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s