TERUS MEMPERLENGKAPI DIRI


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-267:1, O Tuhan, Sulingkit ma Au
O Tuhan sulingkit ma au! Sondangi rohangku tangkas.
Gogongku soada di au! Tu Ho paringgas, Tu Ho au padonok, di Ho na ma au.

PEMBACAAN FIRMAN
Hab. 3 : 2-6 (Pagi)
Fil. 3 : 12-16 (Malam)

RENUNGAN
1 Timotius 4 : 16 – Dengan selalu mengingatkan hal-hal itu kepada saudara-saudara kita, engkau akan menjadi seorang pelayan Kristus Yesus yang baik, terdidik dalam soal-soal pokok iman kita dan dalam ajaran sehat yang telah kauikuti selama ini.

TERUS MEMPERLENGKAPI DIRI
Nas kita hari ini adalah bagian dari surat Paulus yang pertama, kepada Timotius anak rohaninya, yang masih muda sebagai wakil rasuli di Efesus yang ditulisnya dari Makedonia. Ketika itu di Efesus banyak pengajar-pengajar sesat. Maka Paulus menasihati Timotius agar menjadi teladan dalam perkataan, dalam tingkah laku, dalam kasih, dalam kesetiaan dan dalam kesucian. Bertekun dalam membaca kitab-kitab Suci, dalam membangun dan dalam mengajar.
Bila diteliti apakah kehidupan pribadi kita sudah menjadi berkat atau teladan bagi orang lain? Kita hidup bukanlah untuk diri kita sendiri, kiranyalah menjadi berkat keselamatan bagi orang lain. Untuk dapat menjadi teladan perlu belajar terus memperlengkapi diri. Sering kali seorang mau menerima pendapat ataupun kritikan, melihat pendapat itu dari siapakah? Bukan apakah? usulannya. Kiranya kita mau menerima kritikan dan mau menerima masukan yang benar dari mana atau dari siapapun datangnya. Mintalah hikmat dari Allah untuk menilai apakah masukan itu baik dan benar yang bermanfaat bagi diri sendiri ataupun bagi orang lain. Musa mau menerima kritikan mertuanya Jitro sehingga dia menjadi lebih baik sebagai pemimpin (Kel 18: 13- 24 ) dan Naaman mau menerima dan melakukan masukan dari pembantu isterinya dan dari pegawai-pegawainya sehingga dia sembuh dari sakit kustanya (2 Raj. 5:1-14). Janganlah kita merasa sudah sempurna yang mengerti akan semua hal. Setiap kita tetap perlu diperlengkapi dengan hal-hal yang baru. Marilah terus belajar jangan berhenti untuk memperlengkapi diri. Amin.

BERDOA

BERNYANYI, KJ-407:4, Tuhan, Kau gembala kami
Kehendak-Mu kami cari, ingin turut maksud-Mu.
Tuhan, isi hati kami dengan kasih-Mu penuh.
Tuhan Yesus, Jurus’lamat tak terhingga kasih-Mu.
Tuhan Yesus, Jurus’lamat, tak terhingga kasih-Mu.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI, BE-566 : 1 Na Badia
Na badia do Ho, dipuji rohangkon do
Diboto rohangkon do mandok,
badia do Ho

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s