KEMAHAKUASAAN, KEADILAN, DAN KASIH ALLAH


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-715:3, Balga do HolongMi
Luhutna na di au nda sian Ho? Las, marsak rohangki, di Ho ma i.
Sogot di surgo i, huida bohiMi. O Jesus Tuhanki, Parholong i.

PEMBACAAN FIRMAN
Yoh. 16 : 25-33 (Pagi)
Yeh. 30 : 20-26 (Malam)

RENUNGAN
Yesaya 66 : 2 – Bukankah tangan-Ku yang membuat semuanya ini, sehingga semuanya ini terjadi? Demikianlah firman TUHAN. Tetapi kepada orang inilah Aku memandang: kepada orang yang tertindas dan patah semangatnya dan yang gentar kepada firman-Ku.

KEMAHAKUASAAN, KEADILAN, DAN KASIH ALLAH
Pernahkah kita bertanya dan merenungkan: Siapakah yang menciptakan langit, bumi, laut serta segala isinya? Dan untuk apakah semuanya itu diciptakan? Akitab mencatat dan mengajarkan bahwa Allahlah yang menciptakan semuanya dengan firman-Nya. Allah memberikan kuasa kepada manusia sebagai puncak penciptaan-Nya untuk mengelola seluruh ciptaan Tuhan untuk kebaikan bumi ini.

Akan tetapi dalam perjalanannya, manusia gagal menjalankan tugas yang diberikan Allah kepadanya dalam memelihara alam dan memperlakukan sesama. Kegagalan karena memperebutkan kekuasaan, kuasa yang mengeksploitasi, tetapi mengabaikan keadilan.

Nas hari mau mengingatkan bahwa Allah memperhatikan bagaimana kita hidup dan bersikap terhadap ciptaan-Nya dan sesama manusia. Tidak ada satupun dari sikap dan tindakan kita yang luput dari mata Tuhan. Dia berpihak kepada mereka yang tertindas, teraniaya dan mengalami ketidakadilan karena kebenaran, namun yang tetap gentar akan firman-Nya. Maksudnya, mereka yang tetap percaya bahwa firman Tuhan berkuasa untuk melindungi dan menguatkan mereka. Karena itu, ada 2 hal yang dapat kita petik dari nas hari ini, yaitu : 1. Jika kita diberikan kuasa, pergunakanlah kuasa itu dengan benar, bertanggung jawab dan adil, bukan untuk kepentingan dan keuntungan sendiri atau kelompok. 2 Jika kita tertindas, teraniaya dan bahkan sampai patah semangat karena berpegang pada kebenaran, ingatlah apa yang Tuhan janjikan di Mat 5 : 9 : “Berbahagilah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga”. Amin.

BERDOA
BERNYANYI, KJ-64:1, Bila Kulihat Bintang Gemerlapan
Bila kulihat bintang gemerlapan dan bunyi guruh riuh kudengar.
Ya Tuhanku tak putus aku heran melihat ciptaan-Mu yang besar.
Maka jiwakupun memuji-Mu, sungguh besar Kau Allahku
Maka jiwakupun memuji-Mu, sungguh besar Kau Allahku

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI, BE-566 : 1 Na Badia
Na badia do Ho, dipuji rohangkon do
Diboto rohangkon do mandok,
badia do Ho

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s