SALING MENDAHULUI MEMBERI HORMAT


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-202:1, Huhaholongi Ho
Huhaholongi Ho gogongku, huhaholongi Ho tongtong.
Marhitehite pambaenanku, nang sian nasa rohangkon.
Ai Ho do sumondangi au, ro di na mate au.

PEMBACAAN FIRMAN
Ul. 22 : 13-30 (Pagi)
1 Kor. 7 : 1-9 (Malam)

RENUNGAN
Roma 12 : 9-10 – Hendaklah kasih itu jangan pura-pura! Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik. Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan saling mendahului dalam memberi hormat.

SALING MENDAHULUI MEMBERI HORMAT
“Pajumpang di tano na rara.” Perkataan ini merupakan perkataan orang yang saling mendendam atas kepahitan dalam hubungan mereka yang mengartikan bahwa mereka tidak bisa berdamai lagi di dunia ini hingga mati. Kehidupan sehari-hari mereka sudah tidak ada hubungan sama sekali.

Mereka saling mengakui kebenarannya sediri, tidak ada pengakuan bersalah, sehingga saling menyalahkan dan tidak ada memaafkan.

Apa yang hendak diinginkan Tuhan dari kita orang yang berdosa ini? Hidup memaafkan, mengasihi dan menolong. Jangan saling tunggu orang berbuat tapi bagaimana kita pertama berbuat. Jika tidak demikian, maka sulit terjadi kedamaian dan sukacita besar. Kebencian yang melekat itu sama seperti virus pembunuh. Setiap orang yang membenci saudaranya, adalah seorang pembunuh manusia. Dan kamu tahu, bahwa tidak ada seorang pembunuh yang tetap memiliki hidup yang kekal di dalam dirinya ( 1 Yoh. 3:15). Karena itu kita harus hati-hati, jika tidak bebas dari benci, semua usaha baik kepada orang lain akan sia-sia. Bagaimana kita bisa terlepas dari kebencian tersebut? Nas hari ini mengatakan agar kita berbuat baik, menjauhkan diri dari perbuatan jahat, mengasihi dengan sungguh-sungguh artinya tidak ada kepura-puraan, saling mendahului dalam memberi hormat. Artinya melalui perilaku-perilaku tersebut maka kebencian itu pun akan hilang. Oleh karena itu, berlomba-lombalah melakukan hal-hal yang baik agar kita terhindar dari virus yang mematikan yaitu kebencian tersebut. Yesus Kristus datang ke dunia menunjukkan kasih-Nya dan mengasihi kita. Orang yang percaya Yesus maka hendaklah dia tinggal di dalam kasih Tuhan. Amin.
BERDOA

BERNYANYI, KJ-412:1, Tuntun aku Tuhan Allah
Tuntun aku, Tuhan Allah, lewat gurun dunia.
Kau perkasa dan setia; bimbing aku yang lemah.
Roti sorga, roti sorga, puaskanlah jiwaku, puaskanlah jiwaku.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI, BE-566 : 1 Na Badia
Na badia do Ho, dipuji rohangkon do
Diboto rohangkon do mandok,
badia do Ho

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s