BERTOBATLAH


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-518:1, Marsinondang Dibaen
Marsinondang dibaen Jesus asi ni rohana i
Jala hita do disuru, asa tapaboa i
Tapagalak palintonta, tapatiur dalan i.
Ai torop dope nalilu, sai hatop ma mulak i

PEMBACAAN FIRMAN
Kel. 18 : 13-27 (Pagi)
Kis. 4 : 13-31 (Malam)

RENUNGAN
Kisah Rasul 9 : 3-4 – Dalam perjalanan-nya ke Damsyik, ketika ia sudah dekat kota itu, tiba-tiba cahaya memancar dari langit mengelilingi dia. Ia rebah ke tanah dan kedengaranlah olehnya suatu suara yang berkata kepadanya: “Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku?”

BERTOBATLAH
Bertobat artinya berbalik 180 derajat. Jika kita berdiri di Timur maka berbalik ke arah Barat. Jika kita berbuat salah (dosa) maka berbalik berbuat benar (dengan terlebih dahulu mengaku dosa). Konkritnya jika kita tidak percaya Kristus maka berbalik menjadi percaya Kristus. Pada umumnya orang terlebih dahulu mengalami bermacam peristiwa ketika memutuskan melaksanakan pertobatan. Seseorang pernah berkata: “Saya mengenal Kristus dengan benar setelah di Jakarta.”
Hal ini secara tidak langsung mengatakan bahwa pengenalannya terhadap Kristus sebelum tinggal di Jakarta adalah pengenalan semu (orang Batak bilang “tanda-tanda Soekarno”). Jakarta menyajikan pahit getirnya hidup, namun dapat dijalani bersama persekutuan yang intens sesama orang percaya merupakan pengalaman rohani setiap hari. Pengakuan itu, menurut hemat saya, adalah suatu benih dari sebuah pertobatan.

Demikianlah Saulus dengan kuasa penuh dari Imam Besar, hatinya berkobar untuk membunuh para murid Tuhan, yang dia pikir hal itu adalah sesuatu yang benar. Namun Tuhan Yesus menegor dia: “Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku?” Pada saat itu pulalah Saulus menyambut Tuhan dan bertobat, dalam arti dia yang sebelumnya berdiri berseberangan dengan Tuhan Yesus kemudian berbalik 180 derajat menjadi teman sekerja Allah. Tuhan Yesus kasihanilah juga kami yang secara tidak sadar oleh karena rutinitas keseharian kami sudah berseberangan dengan Engkau, tegorlah kami sehingga kami boleh menjadi teman-teman sekerja dengan Kristus. Amin.

BERDOA

BERNYANYI, KJ-353:1 Sungguh Lembut Tuhan Yesus Memanggil
Sungguh lembut Tuhan Yesus memanggil, memanggil aku dan kau.
Lihatlah Ia prihatin menunggu, menunggu aku dan kau.
Hai mari datanglah, kau yang lelah, mari datanglah.
Sungguh lembut Tuhan Yesus memanggil, kau yang sesat marilah.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI, BE-566 : 1 Na Badia
Na badia do Ho, dipuji rohangkon do, diboto rohangkon do mandok,
badia do Ho.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s