TUHANLAH SUMBER KEKUATAN KITA


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-363:1 Hamu Saluhut Harajaon
Mauliate dok hamuna di Debata na basar i
Sai puji ma denggan basaNa, naso marpanso-hotan i. O Israel,
girgir endehon ma asi rohaNa i. Na so hea marparujungan, saleleng ni lelengna i.

PEMBACAAN FIRMAN
Mat. 23 : 29-39 (Pagi)
2 Raj. 17 : 5-18 (Malam)

RENUNGAN
Mazmur 118 : 25 – Ya TUHAN, berilah kiranya keselamatan! Ya TUHAN, berilah kiranya kemujuran!

TUHANLAH SUMBER KEKUATAN KITA
Pemazmur rupanya mengalami masa-masa sulit dan hari-hari yang tidak menyenangkan. Ia mengalami kondisi kesesakan hidup; pemazmur ada dalam kondisi peperangan dan dikepung oleh musuh, bahkan menga-lami kondisi kejatuhan dan terpuruk oleh perbuatan orang lain. Pada situasi mengalami kesulitan pemazmur tetap berpegang teguh pada Tuhan, dan pemazmur merasakan Tuhan berdiri di pihaknya. Tuhan menolong dia sehingga dia menyebut Tuhan Allah sebagai kekuatan dan penyelamatnya.

Pemazmur memohon untuk diberi keselamatan dan kemujuran, dan pemazmur mendapatkan kemenangan bersama Tuhan. Dalam kehidupan sehari-hari kita selalu mengalami dua hal yaitu suatu suka dan duka, kemujuran dan ketidakmujuran. Dikala menerima kemujuran Tuhan diamini sebagai pelaku utama yang bekerja dalam segala hal yang mendatangkan kebaikan (Rom. 8:28). Saat duka Tuhan tetap diamini sebagai Tuhan yang hanya pada-Nya kita berserah serta memanggil dan seharusnya mencari perlindungan.

Tuhan itu baik dan untuk selama-lamanya kasih setia-Nya tidak hanya kala menerima kemujuran tetapi juga saat duka. Nas ini mengingatkan kita supaya mempunyai iman seperti pemazmur ini. Kehadiran Tuhan adalah faktor yang sangat penting dalam hidup kita. Lalu bagaimana Tuhan bisa hadir dalam kehidupan kita? Tuhan akan hadir dalam kehidupan kita apabila hidup kita berkenaan di hadapan Tuhan, yaitu berserah dan membuat pribadi yang bergaul akrab dengan Tuhan, menjaga hati dan pikiran kita sehingga mampu melihat dan menyikapi segala sesuatu secara positip dan hari-hari kita penuh dengan rasa ucapan syukur, seperti Maz. 4:9 “Dengan tenteram aku mau membaringkan diri, lalu segera tidur sebab hanya Engkau ya Tuhan yang membiarkan aku diam dengan aman.

BERDOA

BERNYANYI, KJ-287b:1, Sekarang Bersyukur
Sekarang bersyukur, hai hati mulut tangan
Sempurna dan besar segala karya Tuhan
Dib’riNya kitapun anugrah dan berkat
Yang tak terbilang t’rus semula dan tetap.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI, BE-566 : 1 Na Badia
Na badia do Ho, dipuji rohangkon do
Diboto rohangkon do mandok,
badia do Ho

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s