DIALAH RAJA KEKAL DAN ABADI


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-201:3 Na Martungkot Sere au
Marsinondang do tongtong dibagasan rohangkon.
Sada bintang na torang, na mambahen au sonang;
panghirimon ni rohangku, i ma sian Debatangku.
Patiurhon dalanki tu banuaginjang i.

PEMBACAAN FIRMAN
Yos. 6 : 22-27 (Pagi)
Mat. 21 : 23-27 (Malam)

RENUNGAN
Wahyu 11 : 15 – Lalu malaikat yang ketujuh meniup sangkakalanya, dan terdengarlah suara-suara nyaring di dalam sorga, katanya: “Pemerintahan atas dunia dipegang oleh Tuhan kita dan Dia yang diurapi-Nya, dan Ia akan memerintah sebagai raja sampai selama-lamanya”.

DIALAH RAJA KEKAL DAN ABADI
Pada saat seseorang dilantik menjadi Pejabat negara katakanlah misalnya sebagai Presiden maka sekaligus diberitahukan masa atau periode pemerintahannya sampai berapa lama, misalnya untuk Indonesia satu periode adalah lima tahun; dan itupun ada kemungkinan di tengah jalan bisa terjadi ‘empachment’ sehingga tidak ada jaminan dia akan menjalankan pemerintahannya sesuai dengan periode yang sudah ditentukan. Kondisi seperti itu bisa menimbulkan rasa was-was bagi masyarakat jangan-jangan pemerintahan baru ini tidak akan dapat memberikan apa yang menjadi harapan bangsa.

Nas hari ini mengatakan, Raja yang diurapi, yang dilantik itu akan memerintah untuk selama-lamanya. Pernyataan itu disampaikan di tengah suasana orang-orang percaya menghadapi pengejaran atau penindasan dari kekaisaran Romawi untuk menguatkan iman mereka dalam menghadapi situasi itu. Yesus yang adalah raja Gereja sudah diurapi oleh Allah di sorga sebagai Raja pemegang tampuk pemerintahan dunia ini. Kalaupun saat itu mereka ditindas, atau ditekan, dikejar-kejar bahkan ada yang harus dipenjarakan atau dibuang seperti Rasul Yohanes itu hanya untuk sementara, tidak akan selama-lamanya. Penguasa dunia ini pada waktunya pasti akan dikalahkan dan pasti tunduk kepada Dia, Sang Raja Kekal. Sekarang ini, orang-orang percaya pun diperhadapkan kepada berbagai-bagai ancaman oleh karena kesetiaannya kepada Yesus, nas ini memberikan penguatan kepada kita bahwa kondisi seperti itu tidak akan selamanya terjadi karena Yesus Sang Raja Kekal kelak akan mengakhirinya. Amin.

BERDOA

BERNYANYI, KJ-446:4 Setialah
Setialah kepada Yang Menang, meski maut kau tempuh.
Setialah! Sehabis berperang terima upahmu.
Mahkota hidup diberi-Nya;
kau masuk dalam t’rang ceria. Setialah!

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI, BE-566 : 1 Na Badia
Na badia do Ho, dipuji rohangkon do
Diboto rohangkon do mandok,
badia do Ho

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s