CINTA DAMAI DALAM TUHAN


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-543:1, Buni Bingkas ni Holong
Buni bingkas ni holong ni Tuhanta i di au.
Ditobus dohot mudar i pardosa songon au.
Alai on do na huboto: Ditiop Jesus gomos tanganku,
Tondingku do diramoti ro di haroroNa i.

PEMBACAAN FIRMAN
Yak. 2 : 17-26 (Pagi)
Yos. 2 : 15-24 (Malam)

RENUNGAN
Kejadian 12 : 4 – Lalu pergilah Abram seperti yang difirmankan TUHAN kepada-nya, dan Lot pun ikut bersama-sama dengan dia; Abram berumur tujuh puluh lima tahun, ketika ia berangkat dari Haran.

CINTA DAMAI DALAM TUHAN
Tuhan sering menguji orang percaya, seberapa besar kecintaanya kepada Tuhan, apakah melebihi yang lain dari hidup kita? Abraham (sebelumnya bernama Abram) benar-benar memperlihatkan betapa besar cinta dan kepercayaanya kepada Allah. Tanpa menunggu waktu yang lama, tanpa banyak bertanya, bahkan tanpa ragu-ragu, dia meninggalkan seluruh kenyamanan yang sudah dirasakannya di tempat kelahirannya.

Mungkin dapat kita bayangkan Abraham dengan umur 75 tahun harus meninggalkan segala sesuatu yang sudah menyatu dengan dirinya di tanah kelahiranya Ur-Kasdim. Perintah Tuhan tentu adalah perintah yang amat sangat berat untuk dilakukan. Abraham pergi sesuai dengan yang Tuhan perintahkan, pergi artinya” bahwa dia meninggalkan kehidupanya yang lama dan memulai kehidupan yang baru, dan itu adalah kehidupan yang diinginkan oleh Tuhan. Kesetiannya, ketulusan hatinya adalah mengikuti perintah Tuhan. Keputusannya untuk melakukan perintah Tuhan justru menjadi berkat bagi dunia, sesuai dengan rancangan Tuhan.

Abraham dikenal sebagai bapa orang percaya, dan menjadi keluarga yang terberkati. Untuk itulah kita diajak agar selalu taat pada Tuhan, dengar perintah-Nya dalam semua aspek kehidupan kita setiap saat, serta lakukanlah firman-Nya. Orang yang seperti itu dapat dipastikan hidupnya terberkati, karena itulah janji Tuhan. Keyakinan kita bahwa orang yang seperti itu, Tuhan senantiasa menyertai hidupnya. Kehadiran Tuhan dalam hidup kita merupakan berkat yang tak ternilai. Dan orang yang sudah terberkati hendaknya dapat menjadi saluran berkat bagi sesama. Amin.

BERDOA

BERNYANYI, KJ-363:1 Bagi Yesus Kuserahkan
Bagi Yesus kuserahkan hidupku seluruhnya;
hati dan perbuatanku, pun waktuku milik-Nya.
Bagi Yesus semuanya, pun waktuku milik-Nya.
Bagi Yesus semuanya, pun waktuku milik-Nya.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI, BE-566 : 1 Na Badia
Na badia do Ho, dipuji rohangkon do
Diboto rohangkon do mandok,
badia do Ho

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s