Hidup yang bersaksi dalam persekutuan


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-691 : 2, Hupasahat ma tu Jesus
Pangkeonhu ma tanganku mangula lomoNa i.
langka nang simanjojakhu mangihuthon Tuhanhi.
Hupasahat ma tu Jesus saluhut diringki,
hupasahat ma tu Jesus saluhut na ngolungki.

PEMBACAAN FIRMAN
Yer. 7 : 27-34 (Pagi)
Mat. 8 : 18-22 (Malam)

RENUNGAN
1 Yohanes 1 : 3 – Apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar itu, kami beritakan kepada kamu juga, supaya kamu pun beroleh persekutuan dengan kami. Dan persekutuan kami adalah persekutuan dengan Bapa dan dengan Anak-Nya, Yesus Kristus.

HIDUP YANG BERSAKSI DALAM PERSEKUTUAN

Paulus adalah seorang Yahudi, termasuk golongan Farisi, murid dari rabi Gamaliel di Yerusalem. Ia lahir dan dibesarkan di tengah orang Yahudi fanatik. Dia menentang jemaat Kristen yang percaya kepada Kristus. Tapi setelah dia mengalami pertobatan dan menyaksikan sendiri apa yang diperbuat Tuhan padanya, maka dia percaya.

Akhirnya, Paulus memberitakan tentang Kristus adalah Tuhan secara terus-menerus dalam hidupnya. Nas kita hari ini menegaskan hal itu bahwa Tuhan terus berkarya menyatakan diri-Nya pada hidup setiap orang.
Jhon Newton yang menciptakan lagu: “Amazing Grace” dari pengalaman hidupnya, atas perbuatan Tuhan yang dahsyat menolong dan mengubahkan hidupnya. Dan masih banyak lagi orang yang mengalaminya hingga sekarang ini. Kesaksian para rasul, orang-orang percaya dan siapa saja tentang perbuatan Tuhan itu membuktikan bahwa Tuhan itu hidup. Kesaksian itu mengajak kita untuk bersekutu memelihara kesaksian tersebut dalam sebuah persekutuan.

Saudara, belakangan ini sudah banyak yang menjadi pemberita kepalsuan dan mereka membentuk persekutuan yang kepalsuan itu dipelihara di dalamnya. Mereka ini sebenarnya tidak tenang dalam hidupnya. Persekutuan mereka pun tidak akan bertahan lama. Mereka di dalam persekutuan itu pun akan saling menunjukkan berbagai kepalsuan dan berujung kepada saling menghina, memfitnah, dan melakukan berbagai kejahatan lainnya. Firman Tuhan dengan tegas bahwa persekutuan kita biarlah dibanguan seperti persekutuan Allah Bapa, Anak, dan Roh Kudus. Kesaksian kita adalah seperti kesaksian Kristus terhadap Bapa dan kesaksian Roh Kudus terhadap Allah Bapa dan Anak. Selamat bersaksi dan membangun persekutuan yang damai. Amin.

BERDOA

BERNYANYI, KJ-249 : 1, Serikat persaudaraan
Serikat persaudaraan berdirilah teguh!
Sempurnakan persatuan di dalam Tuhanmu.
Bersama-sama majulah dikuatkan iman,
berdamai bersejahtera dengan pengasihan.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI, BE-566 : 1 Na Badia
Na badia do Ho, dipuji rohangkon do. Diboto rohangkon do mandok,
badia do Ho

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s