PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.
BERNYANYI, BE-188 : 1, Jahowa Siparmahan au
Jahowa Siparmahan au ndang hurang manang aha. Ai nasa jea dipadao do sian dorbiana.
Tongon dibaen na lomak i, lao pangoluhon tondingki, dibaen asi rohaNa.
PEMBACAAN FIRMAN
Wah. 21:21 – 22:5 (Pagi)
Yer. 21 : 11-14 (Malam)
RENUNGAN
Mazmur 23 : 2-3 – Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang; ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya.
PEMELIHARAAN TUHAN
Pemazmur menggambarkan orang-orang percaya ibarat sekumpulan domba yang sedang digembalakan. Kehadiran dan kede-katan sang gembala membuat kita tidak perlu takut pada apapun juga, sekalipun ada di dalam bahaya dan kesulitan besar. Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau (ay 2a). Membaringkan secara perlahan-lahan seperti membaringkan seorang bayi.
Domba-domba yang dibaringkan ini jelas sudah kenyang, karena domba-domba yang lapar tentu tidak mau berbaring. Domba-domba ini dibaringkan di padang yang berumput hijau, bukan di rumah, bukan di padang gersang atau gurun pasir; artinya dekat dengan sumber hidup. Domba-domba yang berbaring ini juga tidak merasa takut terhadap serangan musuh, karena ada Sang Gembala yang menjaga.
Pemazmur menyatakan bahwa Tuhan sendiri yang menjaga dan memberi kita sumber hidup ini, Ia membimbing aku ke air tenang (ay 2b). Air adalah zat yang paling penting bagi kehidupan. Semua yang terbaik disediakan Tuhan bagi kita. Rumput hijau untuk dimakan, air tenang untuk diminum, dengan demikian hidup kita disegarkannya (ay 3). Ini semua dilakukan Sang Gembala agar domba-dombanya dapat berjalan di jalan yang benar dan siap untuk menghadapai tantangan di depannya, yaitu lembah kekelaman (ay 4). Tuhan tidak berjanji bahwa kita akan selalu melewati hari-hari yang lancar dan tanpa hambatan, akan tetapi sekalipun awan gelap mengelilingi kita, halilintar berada di atas kepala kita, bahkan kematian di depan kita, Tuhan berjanji akan selalu beserta kita, memelihara kita. Kita semua yang percaya adalah domba-Nya. Sudahkah anda bergantung kepada-Nya dan berkata bahwa Tuhan itu cukup bagi anda?
BERDOA
BERNYANYI, KJ-410 : 1, Tenanglah kini hatiku
Tenanglah kini hatiku: Tuhan memimpin langkahku. Di tiap saat dan kerja tetap kurasa tangan-Nya. Tuhanlah yang membimbingku; tanganku dipegang teguh. Hatiku berserah penuh; tanganku dipegang teguh.
DOA BAPA KAMI
BERNYANYI, BE-826 : 2, Gohi au Tuhan
Gohi au Tuhan marhite HataMi, Gohi au Tuhan marhite HataMi
Na mauas do tondingku, O Tuhan di HataMi. Gohi au Tuhan marhite HataMi
