Mengapa kamu takut


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-770 : 1, Tu Debatami
Tu Debatami na sun gogo i, sai maporus ma ho ganup ari.
Di tanganNa doho molo musu ro, tung na sonang di ampuanNa ho,
Di tanganNa do ho molo musu ro, tung na sonang di ampuanNa ho ho.

PEMBACAAN FIRMAN
Bil. 9 : 15-23 (Pagi)
Wah. 4 : 1-8 (Malam)

RENUNGAN
Matius 8 : 25-26 – Maka datanglah murid-murid-Nya membangunkan Dia, katanya: “Tuhan, tolonglah, kita binasa.”Ia berkata kepada mereka: “Mengapa kamu takut, kamu yang kurang percaya?” Lalu bangunlah Yesus menghardik angin dan danau itu, maka danau itu menjadi teduh sekali.

MENGAPA KAMU TAKUT?

Dalam suasana ketakutan sering kita dihadapkan pada berbagai pilihan dalam meresponnya, seperti: berteriak, pasrah, mencari pertolongan kepada orang berpengalaman atau yang dia percaya mampu menolongnya, termasuk kepada Tuhan. Ada yang tidak takut namun dia tidak sabar menanti pertolongan Tuhan karena merasa pertolongan Tuhan lama dan tidak nyata.
Tidak jarang hal ini bisa terjadi pada orang percaya juga bahkan pada murid-murid-Nya seperti yang dijelaskan dalam nas kita hari ini. Sikap ini pada hakikatnya sudah membatasi kuasa Tuhan dalam hidup kita sehari-hari.

Satu saat di tahun 1992 saya (penulis) pernah terjebak di jalan mendaki yang baru saja ditutupi salju sehingga menjadi licin sekali. Mobil saya tidak bisa naik lagi kecuali turun bila digerakkan. Ketakutan itu datang karena bila mobil turun pasti akan menabrak mobil lain yang sedang parkir dan terbayanglah kerugian yang akan ditimbulkan, yang pasti menganggu studi saya di negeri orang. Ternyata tiba-tiba saja mobil mundur karena saya coba ganti perseneling. Di puncak ketakutan itu saya berteriak “Tuhan tolong….” Eh tiba-tiba saja mobil berhenti di bagian jalan yang belum tertutupi salju. “Terima kasih Tuhan, ini hanya terjadi karena pertolongan-Mu saja”, itulah yang keluar dari bibir ini. Pertanyaannya adalah apakah kita harus menunggu hal-hal yang paling menakutkan dan setengah putus asa saja baru kita percaya bahwa Tuhan bisa menolong? Bila ya maka jadilah kita sebagai orang percaya yang diselamatkan tetapi miskin akan kuasa Tuhan.

BERDOA

BERNYANYI, KJ-402 : 1, Kuperlukan Jurus’lamat
Kuperlukan Juru s’lamat agar jangan ku sesat
S’lalu harus kurasakan bahwa Tuhanku dekat
Maka jiwaku tenang takkan takut dan enggan
Bila Tuhanku membimbing, ‘ku di malampun tentram.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI, BE-826 : 2, Gohi au Tuhan
Gohi au Tuhan marhite HataMi, Gohi au Tuhan marhite HataMi
Na mauas do tondingku, O Tuhan di HataMi. Gohi au Tuhan marhite HataMi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s