Dipakai menjadi berkat


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-792 : 1, Pasupasu hami o Tuhan
Pasupasu hami o Tuhan sai usehon dameMi,
sai ampehon tanganMi Tuhan, lehon tu au gogoMi
Di portibi on baen ma au Tuhan habaoran ni las ni roha.
Tu na marsak i, tu na dangol I, gabe pangapuli i.
Pasupasu hami o Tuhan sai usehon dameMi,
sai ampehon tanganMi Tuhan, lehon tu au gogoMi

PEMBACAAN FIRMAN
Dan. 2 : 24-49 (Pagi)
Yoh. 12 : 44-50 (Malam)

RENUNGAN
Roma 15 : 33 – Allah, sumber damai sejahtera, menyertai kamu sekalian! Amin.

DIPAKAI MENJADI BERKAT

Paulus akan berangkat menuju Yerusalem untuk menyampaikan bantuan dari Jemaat Makedonia dan Akhaya untuk jemaat Tuhan di Yeru-salem yang sedang dalam keadaan kekurangan. Paulus mengajak jemaat Tuhan di Roma dalam suratnya ini, agar turut terbeban dan mendoakannya (Rom. 15:30). Ia mengetahui dalam tugas pela-yanan ini bahaya apa yang menghadang di depannya. Karena banyak orang yang tidak menyukai Paulus atas apa yang telah dilakukannya.

Orang yang memiliki damai sejahtera Allah dalam hatinya berani menghadapi semua yang mungkin terjadi dan tak sedikitpun ia merasa gentar. Itulah yang dirasakan Paulus dan dibagikannya kepada jemaat yang ada di Roma melalui suratnya. Memang dia sangat berkeinginan untuk dapat hadir di tengah-tengah jemaat Roma namun karena berbagai hal dia hanya mampu menyapa lewat suratnya. Ungkapan: “Allah, sumber damai sejatera” merupakan salam yang dipakai Paulus kepada jemaat Roma, Allah yang telah menyertainya dalam tugas pelayanannya semoga itu jugalah yang menyertai umat di Roma.

Teladan telah ditunjukkan oleh Rasul Paulus. Dalam keadaan sulit dia mampu mengucapkan damai sejahtera yang dialaminya bersama Tuhan kepada orang lain. Kita dipanggil Tuhan untuk menjadi berkat (Kej. 12:2) dan memberkati (..sebaliknya hendaklah kamu memberkati.. 1 Ptr. 3:9). Menjadi pertanyaan dan sekaligus sebuah kesulitan untuk berbagi damai sejahtera ketika mengala-mi kesulitan. Sesungguhnya, jika damai sejahtera Allah berdiam dalam diri kita maka kesulitan dan penderitaan seberat apapun tidak menjadi penghalang bagi kita untuk memberikan kesaksian bah-wa Allah selalu bersama kita sebagai sumber damai sejahtera. Dia justru memampukan kita untuk menolong orang lain. Tuhan tidak melihat keadaan sehat atau sakit, kaya atau miskin, tua atau muda untuk menyampaikan berkat sukacita melainkan kesediaan dan ketulusan hati kita. Justru Dialah yang menolong orang lain melalui diri kita. Kiranya damai sejahtera Allah berdiam dalam diri kita menenangkan gemuruh derita yang kita alami dan sekaligus menjadi berkat bagi sesama kita. Amin.

BERDOA

BERNYANYI, KJ-345 : 1+4, Sertai kami, Tuhan
1. Sertai kami, Tuhan, dengan anug’rah-Mu; berilah pertolongan melawan si set’ru.
4. Sertai kami, Tuhan, berkat-Mu turunlah. Kuasa-Mu Kau limpahkan penuh karunia.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI, BE-826 : 2, Gohi au Tuhan
Gohi au Tuhan marhite HataMi, Gohi au Tuhan marhite HataMi
Na mauas do tondingku,
O Tuhan di HataMi.
Gohi au Tuhan marhite HataMi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s