Pandang Salib Kristus


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-464 : 1, Huboan ma diringku
Huboan ma diringku, Tuhan, hibul tu Ho.
Ai au do tinobusMu, umbaen tarbaen au ro.
Pagalak ma rohangku, dison managam au
Tondi Mi ma suru, na boi manggomgom au.

PEMBACAAN FIRMAN
Fil. 2 : 12-18 (Pagi)
Yer. 33 : 1-9 (Malam)

RENUNGAN
Bilangan 21 : 7 – Kemudian datanglah bangsa itu mendapatkan Musa dan berkata: “Kami telah berdosa, sebab kami berkata-kata melawan TUHAN dan engkau; berdoalah kepada TUHAN, supaya dijauhkan-Nya ular-ular ini dari pada kami”. Lalu Musa berdoa untuk bangsa itu.

PANDANG SALIB KRISTUS

Perjalanan hidup orang Kristen tidak selamanya mulus. Ada kalanya penderitaan dan sengsara menghampiri. Dan ketika itu terjadi, ada yang berserah, tetapi tidak sedikit pula yang menggerutu seperti bangsa Israel, mereka menganggap penyertaan Tuhan tidak lagi memuaskan, lalu berubah mengabaikan pemeliharaan-Nya dan berkata-kata melawan Allah dan Musa.

Ketika murka Tuhan turun menimpa mereka dengan mengirimkan ular tedung yang memagut mereka sehingga banyak di antara mereka yang mati karenanya, mereka lalu bertobat dan meminta Musa untuk berdoa bagi mereka. Tuhan pun menyuruh Musa untuk membuat tiruan ular tedung dari tembaga dan menaruhnya pada sebuah tiang agar setiap orang yang terkena bisa ular itu akan tetap hidup bila melihatnya.

Selaras dengan itu, Yesus mengatakan, “Sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal” (Yoh. 3:14-15) sebagai gambaran kuasa ular tembaga untuk memberi hidup mendahului kematian Yesus Kristus sebagai korban yang ditinggikan di kayu salib untuk memberi hidup kepada semua orang yang memandang kepada-Nya.

Hari ini, mari kita renungkan perjalanan hidup kita. Arahkanlah hatimu kepada salib Kristus dan bertobatlah. Kembali ke jalan penyertaan Allah di dalam Yesus Kristus yang akan memberi kita kelegaan sebab setiap orang yang ingin dibebaskan dari dosa dan menerima keselamatan harus memalingkan hati mereka tertuju kepada ketaatan percaya kepada firman Allah di dalam Kristus.

BERDOA

BERNYANYI, KJ-178:1, Kar’na KasihNya padaku
Kar’na kasihNya padaku Yesus datang ke dunia;
Ia t’lah memb’ri hidupNya gantiku yang bercela.
O, betapa mulia dan ajaib kuasaNya!
Kasih Jurus’lamat dunia menebus manusia.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI, BE-826 : 2, Gohi au Tuhan
Gohi au Tuhan marhite HataMi, Gohi au Tuhan marhite HataMi
Na mauas do tondingku, O Tuhan di HataMi. Gohi au Tuhan marhite HataMi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s