Tuhan menanti di pintu gerbang Surga


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-522 : 1, Surgo i sambulonta do i
Surgo i sambulonta do i, ndang adong be siaeon disi,
Na mamuji tongtong na disi, pinalua ni Tuhanta i.
Surgo i, surgo i, ndang adong be siaeon disi,
Surgo i, surgo i, surgo i, ndang adong be siaeon disi.

PEMBACAAN FIRMAN
Yoh. 12 : 34-36 (Pagi)
Hag. 2 : 1-9, 20-23 (Malam)

RENUNGAN
Kejadian 28 : 17 – Ia takut dan berkata: “Alangkah dahsyatnya tempat ini. Ini tidak lain dari rumah Allah, ini pintu gerbang sorga”.

TUHAN MENANTI DI PINTU GERBANG SURGA

Apa yang paling dirindukan perantau yang pergi jauh dari kampung halaman? Tentu menanti suatu waktu bisa pulang dan menginjakkan kaki di depan pintu rumah orang tua dimana ia dilahirkan dan dibesarkan. Bertemu dengan orang-orang tercinta dan sanak keluarga. Perjalanan pulang kampung merupakan perjalanan nostalgia dan penuh kenangan.

Hidup di dunia sama seperti perkelanaan dalam perantauan dimana kita menjalani berbagai suka dan duka, tantangan yang selalu berubah, dan kadang membuat kita hampir putus asa. Semua hal itu dibolehkan Tuhan terjadi agar iman kita semakin kuat dan memberi kesadaran bahwa kita tidak dapat berjalan sendiri tanpa pertolonganNya.

Kita mengetahui tujuan akhir perjalanan hidup adalah surga! Kita adalah buatan Tuhan (Ef. 2:12). Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya (Ef. 1:4). Namun adakah kerinduan dalam hati kita agar kita segera sampai di surga? Untuk segera bertemu Tuhan dan menyampaikan apa yang telah kita alami selama merantau di dunia? Atau mungkin sangkin sibuknya kita lupa bahwa suatu saat kita mesti kembali, sehingga untuk mencari pintu gerbang surga pun kita lupa.

Tuhan selalu menanti kita. Berbahagialah orang yang mendengarkan daku, yang setiap hari menunggu pada pintuku, yang menjaga tiang pintu gerbangku (Ams. 8:34). Pintu menuju surga sesak (Mat. 7:13). Hanya orang-orang benar yang bisa masuk kedalamnya (Mzm 118:20). Selama di dunia, kita hidup bagaikan berlari, memperjuangkan kemenangan iman. Kejarlah keselamatan (Fil 2: 12), jangan lelah dan secara terus menerus bekerja sama dengan Tuhan. Karena Tuhan menanti kita di pintu gerbang surga. Kita memang tidak tau bagaimana keadaan surga, yang pasti Tuhan ada disana menanti kita. Amin.

BERDOA

BERNYANYI, KJ-26 : 1, Mampirlah dengar doa ku
Mampirlah, dengar doaku, Yesus Penebus.
Orang lain Kauhampiri, jangan jalan trus.
Yesus, Tuhan, dengar doaku.
Orang lain Kauhampiri, jangan jalan trus.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI, BE-826 : 2, Gohi au Tuhan
Gohi au Tuhan marhite HataMi, Gohi au Tuhan marhite HataMi
Na mauas do tondingku, O Tuhan di HataMi. Gohi au Tuhan marhite HataMi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s