Iman yang mengalahkan dunia


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-471:2 Hupillit Jesus Donganki
Arga ditobus tondingki, na mate do Ibana,
Ngolungku hubaen upa nii, lao mangoloi hataNa.
(Di Ho ngolungku ro di ajalhu Jesus di Ho au, mate, mangolu) 2x

PEMBACAAN FIRMAN, Kej. 16:7-12

1 Yohanes 5:3
Sebab inilah kasih kepada Allah, yaitu, bahwa kita menuruti perintah-perintah-Nya. Perintah-perintah-Nya itu tidak berat.

Iman yang mengalahkan dunia

Setiap orang, terutama anak-anak Tuhan, selalu mendambakan hidup yang berkemenangan. Namun dalam kenyataannya, kehidupan rohani kita seringkali labil dan menghadapi pasang-surut kadang menang, kadang kalah. Akibatnya, kita mudah jatuh bangun dalam dosa dan kesalahan yang sama. Renungan dari 1 Yoh. 5:3 ini memberikan tiga resep bagaimana kita dapat hidup dalam kemenangan atas dunia ini.

Pertama, iman atau percaya kepada Yesus Kristus. Yesus yang kita sembah adalah Tuhan yang perkasa, yang telah mengalahkan dunia (Yoh. 16:33). Tuhan menghendaki agar kita, anak-anak-Nya, memiliki kuasa yang sama dengan yang Ia miliki, yaitu kuasa untuk mengalahkan dunia. Jika Anda rindu untuk menjadi umat pemenang, gunakanlah iman di dalam Yesus Kristus, maka Anda mampu mengalahkan dunia dan segala keinginannya.

Kedua, lahir dari Tuhan. Artinya, hidup yang diperbarui oleh Tuhan atau hidup yang dilahirkan kembali (Yoh. 3:7). Orang yang dilahirkan kembali bukan berarti mengalami reinkarnasi, melainkan mengalami pembaruan hidup; meninggalkan kehidupan yang lama dan memunculkan kehidupan yang baru, segala dosa disucikan dan hidup dalam pertobatan. Dalam 1 Yoh. 5:18 mencatat, “setiap orang yang lahir dari Allah, tidak lagi berbuat dosa; tetapi Dia yang lahir dari Allah melindunginya, dan si jahat tidak dapat menjamahnya”.

Ketiga, melakukan perintah-perintah-Nya (ayat 2 dan 3). Orang yang melakukan perintah-perintah Tuhan adalah orang yang hidup dalam ketaatan. Seluruh aspek hidupnya berpadanan dengan firman Tuhan yang benar dan murni. Ayat 3 mengatakan bahwa perintah-perintah Tuhan itu tidaklah berat. Perkara ini hanya dapat dimiliki oleh orang yang mengalami kelahiran baru. Sebaliknya, bagi orang yang bertabiat duniawi, melakukan perintah Tuhan itu sangatlah berat. Amin

BERDOA

BERNYANYI: KJ-400:3 Kudaki Jalan Mulia
‘Ku ingin hidup yang benar, jauh dari tindak yang cemar; umatku kudus memanggilku
ke tempat tinggi dan teguh. Ya Tuhan, angkat diriku lebih dekat kepadaMu;
Di tempat tinggi dan teguh, Tuhan mantapkan langkahku!

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI: BE No. 20:5 ‘Paian ma di hami’
On pe, O Tuhannami tumpahi HataMi. Masuk tu rohanami paian ma disi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s