PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.
BERNYANYI BE-169:1 Ho Sipangolu au
Ho sipangolu au, sai topot ma au on.
Sai unang mandaodao. Ho sian rohangkon.
Ro Sipangolu ro tibu. Baen ma au anakMu tutu.
Dohot mudarMi buri au ias songon hapas ma au.
Ias tutu, ias tutu, dohot mudarMi buri au. Ias songon hapas ma au
PEMBACAAN FIRMAN, Maz. 77:1-21
1 Yohanes 2:12
Aku menulis kepada kamu, hai anak-anak, sebab dosamu telah diampuni oleh karena nama-Nya.
Kuasa dan jaminan keselamatan kita
Oleh sebab dosa, maka hubungan antara Allah dengan manusia terdapat jurang pemisah yang terjal. Dalam cengkeraman kuasa dosa manusia menjalani hidupnya sendiri-sendiri dan memenuhi kebutuhan jasmani dan rohaninya dengan bersusah payah dan tanpa kepastian.
Menyadari adanya kematian dan kuasa di luar dirinya maka para pakar berusaha menemukan Sang Maha Pencipta melalui aneka macam ritual spiritual, perbuatan-perbuatan “kudus” bahkan mistis. Namun pengalaman satu generasi ke generasi berikutnya membuktikan bahwa ritual dan perbuatan baik seakan sia-sia dan tidak memberi jawaban pasti perihal misteri hidup berbahagia, damai sejahtera dan hidup kekal.
Saat ini praktek hidup serba sekuler, pragmatis dan egois membuat iman kita goyah bahkan cendrung ikut terlarut di dalamnya. Dalam nats hari ini, Yohanes dengan sukacita yang besar menyampaikan dan mengingatkan kita kembali bahwa hubungan kita dengan Allah (yang dipisahkan dosa) telah dijembatani dan dipulihkan oleh Yesus Kristus karena Dialah pengantara manusia pada Allah: “….sebab dosamu telah diampuni oleh karena nama-Nya. Inilah berita sukacita besar itu. Yesus Kristus adalah Nama yang berkuasa dan sekaligus jaminan keselamatan”, Kis. 4:12 “……sebab dibawah kolong lagit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.” Betapa indahnya jika dosa-dosa kita diampuni dan Allah menjadi Bapa kita. Bahkan di dalam Yoh. 1:12 dikatakan, kita diberi-Nya “kuasa” untuk menjadi anak Allah. Kita adalah Anak–anak Allah oleh karena kita menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan. Bersama Tuhan kita akan mampu menjalani hidup ini dengan sukacita dan bergairah. Mengasihi saudara dan sesama serta ikut memelihara lingkungan dengan sikap peduli dan mau berbagi.
BERDOA
BERNYANYI: KJ-35:1 Tercurah Darah Tuhanku
Tercurah darah Tuhanku di bukit Golgota; yang mau bertobat, ditebus, terhapus dosanya, terhapus dosanya, terhapus dosanya yang mau bertobat, ditebus, terhapus dosanya.
DOA BAPA KAMI
BERNYANYI : BE No. 20:5 ‘Paian ma di hami’
On pe, O Tuhannami tumpahi HataMi. Masuk tu rohanami paian ma disi.
