Kidung Pujian Zakharia


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE- 463:2 PasupasuM tongosonMu
Buat ma angka pangambat, unang songsong dalan i.
Mual ni aek hangoluan ringkot do di rohangki.
HagogoonMu songgop ma tu rohangkon.
Unang sai holan manetek, gohi sandok diringkon.

PEMBACAAN FIRMAN, Kis. 19:11-20

Kejadian 39:23
Dan kepala penjara tidak mencampuri segala yang dipercayakannya kepada Yusuf, karena TUHAN menyertai dia dan apa yang dikerjakannya dibuat TUHAN berhasil.

Kidung Pujian Zakharia

Nas ini membawa kita dalam suasana menyambut Natal yang didahului oleh satu keluarga, Zakharia dan isterinya Elisabet. Keluarga ini hidup benar di hadapan Allah dan hidup menurut segala perintah dan ketetapan Tuhan dengan tidak bercacat. Keduanya Maria dan Elisabet, tidak mempunyai anak, sebab Elisabet mandul dan mereka telah lanjut usia.

Di tengah posisi kehidupan mereka seperti di ataslah Tuhan mendengar doa mereka. Malaikat menghampiri Zakharia dan berkata: “Jangan takut sebab doamu telah dikabulkan dan Elisabet, isterimu, akan melahirkan seorang anak laki-laki bagimu dan haruslah engkau menamai dia Yohanes.” Peristiwa ini membuat Zakharia penuh dengan Roh Kudus serta menyanyikan kidung pujian: “Allah dalam Yesus sang Mesias Juruselamat dunia akan melawat kita. Surya pagi dari tempat yang tinggi akan datang untuk menyinari mereka yang diam dalam kegelapan dan naungan maut untuk mengarahkan kaki kita kepada jalan damai sejahtera.” Hal ini pula yang disuarakan oleh para malaikat di padang Efrata: “Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi, damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya.”

Saudaraku, siapapun anda yang sudah sedemikan lama mengharapkan kelahiran seorang anak ada baiknya peristiwa ini menginspirasi saudara. Kita sudah memutuskan bahwa kita telah mengambil bagian dalam tugas panggilan Tuhan. Ketika tugas panggilan tersebut kita tekuni tanpa cacat cela, kiranya oleh kemurahanNya peristiwa seperti yang dialami oleh Zakharia dan Elisabet tidak mustahil Allah nyatakan dalam kehidupan keluarga kita. Damai sejahtera melingkupi seluruh keluarga kita dalam menyambut suasana Natal nanti karena Dia telah berkenan melawat umatNya, melawat keluarga kita. Amin.

BERDOA
BERNYANYI : KJ-346:4 Tuhan Allah Beserta Engkau
Tuhan Allah beserta engkau! Panji kasih peganganmu, maut pun kalah di depanmu,
Tuhan Allah beserta engkau! Sampai bertemu, bertemu, sampai lagi kita bertemu;
Sampai bertemu, bertemu, Tuhan Allah beserta engkau!

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI : BE No. 20:5 ‘Paian ma di hami’
On pe, O Tuhannami tumpahi HataMi. Masuk tu rohanami paian ma disi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s