Iman, pengharapan dan kasih


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE- 716:3 Di na mamolus sandok Ngolu on
Ula na denggan tu halak sude, songon binaenNa tu ho,
Ingot urupi luhut na gale, gabe parholong ma ho
Bahen ma ahu parhiteanMu pasupasuM ma baor ma i
Ale Tuhanhu patupa ma au baen pasupasu tu dongan sude.

PEMBACAAN FIRMAN, Ayub 6:1-13

1 Korintus 13:13
Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih.

Iman, pengharapan dan kasih

Firman ini dilatarbelakangi terjadinya perselisihan di tengah-tengah orang Kristen di Korintus. Paulus menasihati mereka supaya kembali bersatu di dalam satu persekutuan yang diikat oleh kasih Kristus. Walaupun terjadi kejahatan, perselisihan, iri hati, kedengkian, pertengkaran dan perang di dunia ini, tetapi kasih akan memberikan kebaikan kepada semua orang.

Di dalam kehidupan setiap orang Kristen, iman pengharapan dan kasih merupakan hal yang sangat penting. Ketiganya tinggal di dalam hidup ini sebagai kasih karunia Allah yang mempertahankan hidup orang Kristen. Dengan adanya ketiga hal itu akan menunjukkan ciri dan identitas orang Kristen. Tanpa iman tidak mungkin ada penerimaan akan keselamatan. Tanpa pengharapan tidak mungkin ada daya tahan yang penuh kesabaran. Dan kasih adalah buah dari iman dan pengharapan, tanpa kasih tidak mungkin ada persekutuan di antara orang percaya. Iman dan pegharapan adalah dua sisi mata uang yang sama, namun kasih akan selalu menjadi penggenapan dari keduanya. Kasih sebagai ciri dan keutamaan orang Kristen dapat ditujukan kepada semua orang tanpa pandang bulu, kasih melampaui segala batas perbedaan dan status sosial. Dengan kasih semua orang akan dapat bersekutu dengan damai kepada semua orang, tanpa perlu takut dengan segala perbedaan yang memisahkan. Dengan kasih orang percaya dapat menjadi pemersatu dunia yang terpecah-pecah, terkotak-kotak, pembawa terang kepada kegelapan dan kedamaian bagi orang yang bertikai. Semakin besar kita menumbuhkan iman dan pengharapan kita kepada Tuhan, semakin besar pula kasih yang akan kita tunjukkan di dalam perbuatan kita, sebaliknya kasih akan semakin menipis bila iman dan pengaharapan kita semakin mati. Kasih bukanlah semata-mata apa yang dirasakan orang (emosi) melainkan apa yang dilakukannya (tindakan). Lakukanlah!

BERDOA

BERNYANYI : KJ-424:2 Yesus Menginginkan Daku
Yesus menginginkan daku menolong orang lain, manis dan sopan selalu,
ketika ‘ku bermain. Bersinar, bersinar; itulah kehendak Yesus;
bersinar, bersinar, aku bersinar terus.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI : BE No. 20:5 ‘Paian ma di hami’
On pe, O Tuhannami tumpahi HataMi. Masuk tu rohanami paian ma disi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s