Berharga di hadapan Tuhan


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE 128:1 Ditanda Debatanta
Ditanda Debatanta na di Ibana i, na metmet nang na balga, di nasa bangso i;
ndang mago loasonna, nang sada sian i.
ditogu do sudena tu hasonangan i, ditogu do sudena tu hasonangan i

PEMBACAAN FIRMAN, Ayub 36:1-23

Yakobus 2:5
Dengarkanlah, hai saudara-saudara yang kukasihi! Bukan-kah Allah memilih orang-orang yang dianggap miskin oleh dunia ini untuk menjadi kaya dalam iman dan menjadi ahli waris Kerajaan yang telah dijanjikan-Nya kepada barangsiapa yang mengasihi Dia?

Berharga di hadapan Tuhan

Secara umum, pandangan dan perlakuan kita terhadap orang lain dan sebaliknya pandangan dan perlakuan orang lain terhadap kita lebih banyak dipengaruhi oleh hal-hal yang lahiriah, misalnya: kekayaan, jabatan, pendidikan, status sosial, penampilan dan lain-lain. Inilah nilai yang dianut dan dilaksanakan di dunia ini. Dan tidak jarang, hal ini pun terjadi di tengah-tengah gereja.

Tetapi nas hari ini sangat berbeda dengan nilai yang dianut dan dijalankan di dunia ini. Karena itu, mari kita perhatikan beberapa pesan yang dapat kita petik dari nas ini, yaitu : 1. Semua manusia adalah ciptaan Allah dan berharga di hadapan-Nya. Karena itu, baiklah kita juga menghargai dan memperlakukan sesama sebagaimana mestinya di hadapan Allah. 2. Allah dan ajaran-Nya tidak anti terhadap kekayaan, karena faktanya Allah memberikan berkat-Nya setiap hari bagi manusia. Yang Allah inginkan adalah supaya hati kita tetap tertuju dan tinggal di dalam Dia. Kita yang harus mengelola dan menggunakan berkat-Nya dengan benar, bukan berkat-Nya yang menguasai hati kita. Tuhan telah mengingatkan hal ini di Mat 6:21 “Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada”. 3. Tujuan hidup orang percaya adalah menjadi ahli waris Kerajaan sorga.

Dianggap miskin oleh dunia ini tidak masalah asalkan kita selalu haus akan kebenaran Tuhan yang akan menuntun kita untuk melakukan yang sesuai kehendak Allah. Mat 5:3 “Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.” Karena itu, bagaimana sikap dan pilihan kita dalam hidup ini? Setialah melakukan apa yang berkenan bagi-Nya, bukan apa yang berkenan menurut dunia ini. Amin.

BERDOA

BERNYANYI: 287a:1 Sekarang b’ri Syukur
Sekarang b’ri syukur, hai hati, mulut, tangan! Sempurna dan besar segala karya Tuhan!
Dib’ri-Nya kita pun anugerah dan berkat yang tak terbilang trus semua dan tetap.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI : BE No. 20:5 ‘Paian ma di hami’
On pe, O Tuhannami tumpahi HataMi. Masuk tu rohanami paian ma disi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s