Sayap Pelindung


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE- 218:2 Tong do tau Haposan
Sai tong didongani na porsea i, jala ganup ari ro basaNa i,
Tung na so marganggu, di gogoNa i, na mandok: Tuhanku, na sun denggan i
Tung na so marganggu, di gogoNa i, na mandok: Tuhanku, na sun denggan i

PEMBACAAN FIRMAN, Kis. 21:17-26

Mazmur 57:2
Kasihanilah aku, ya Allah, kasihanilah aku, sebab kepada-Mulah jiwaku berlindung; dalam naungan sayap-Mu aku akan berlindung, sampai berlalu penghancuran itu.

Sayap Pelindung

Kitab Mazmur kerap kali menampilkan doa-doa yang sifatnya sangat personal. Ayat hari ini salah satunya. Jika kita membacanya dengan empati, kita bisa merasakan kegentaran Daud tatkala dikejar-kejar Saul. Daud berdoa memohon perlindungan pada Tuhan.

Ungkapan yang digunakan Daud dalam ayat ini sangat menarik: “dalam naungan sayap-Mu aku akan berlindung.” Allah digambarkan Daud memiliki sayap pelindung. Ini persis seperti yang dilakukan induk ayam atau induk burung ketika mereka melindungi anak-anak mereka dari bahaya binatang lain atau dinginnya cuaca. Sungguh sangat menarik, bukan? Allah digambarkan seperti induk ayam atau induk burung: ketika kita melihat induk ayam atau induk burung mengembangkan sayap untuk melindungi anak-anaknya, di saat itu pula kita bisa mengingat perlindungan Allah bagi kita.

Di saat dalam ketakutan dan kekhawatiran, kita biasanya begitu serius dan tulus berdoa mohon perlindungan. Ini sangat lazim bagi sebagian besar dari kita. Namun, ketika dalam kesukaan, kesuksesan, kebahagiaan, kelimpahan rejeki, apakah kita pernah sungguh-sungguh juga berdoa mohon perlindungan Tuhan? Mohon perlindungan supaya jangan jadi congkak, sombong, kikir, egois, dan sebagainya. Ingatlah, berkat pun bisa jadi ujian yang mematikan. Tak sedikit orang yang hancur gara-gara tak pandai mengelola berkat yang dia terima. Kepada bangsa Israel, ketika mereka hendak masuk ke tanah perjanjian, Allah berfirman dengan keras: “… dan supaya, apabila engkau sudah makan dan kenyang, mendirikan rumah-rumah yang baik serta mendiaminya, dan apabila lembu sapimu dan kambing dombamu bertambah banyak dan emas serta perakmu bertambah banyak,… jangan engkau tinggi hati, sehingga engkau melupakan Tuhan, Allahmu” (lih. Ul. 8).

BERDOA

BERNYANYI: 370:2 Ku mau Berjalan dengan Jurus’lamatku
‘Ku mau berjalan dengan Jurus’slamatku di lembah gelap, di badai yang menderu.
Aku takkan takut di bahaya apa pun, bila ‘ku dibimbing tangan Tuhanku.
Ikut,ikut, ikut Tuhan Yesus; ‘kutetap mendekat dan mengikut-Nya.
Ikut, ikut Tuhan Yesus, ya kemana juga ‘ku mengikut-Nya

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI : BE No. 20:5 ‘Paian ma di hami’
On pe, O Tuhannami tumpahi HataMi. Masuk tu rohanami paian ma disi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s