Mengasihi adalah memberi


PANGGILAN BERIBADAH:
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI KJ. 84:2 YA YESUS DIKAU KURINDUKAN
Hatiku biar Kaujadikan palunganMu yang mulia, dan dalam aku Kaucerminkan
terang sorgawi yang baka, sebab dengan kehadiranMu keluhan batinku lenyap
Kiranya lahir dalam aku dan tinggallah serta tetap!

PEMBACAAN FIRMAN : Wahyu 14:14-20

Matius 15:32
Lalu Yesus memanggil murid-murid-Nya dan berkata: “Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak itu. Sudah tiga hari mereka mengikuti Aku dan mereka tidak mempunyai makanan. Aku tidak mau menyuruh mereka pulang dengan lapar, nanti mereka pingsan di jalan.

MENGASIHI ADALAH MEMBERI

Dalam kehidupan kita sekarang, sifat belas kasih sudah semakin sulit kita temui. Tetapi sikap mengutamakan kepentingan dan keselamatan sendiri semakin menonjol. Tidak jarang kita melihat, pemimpin yang seharusnya melayani, bertanggung jawab dan memberi teladan, justru minta dilayani, tidak bertanggung jawab dan tidak memberi teladan. Sikap ini jelas bertentangan dengan ajaran Yesus. Kepada murid-murid-Nya dengan tegas Yesus menyatakan di Lukas 22:26 “Tetapi kamu tidaklah demikian, melainkan yang terbesar di antara kamu hendaklah menjadi sebagai yang paling muda dan pemimpin sebagai pelayan.

Tuhan datang ke dunia ini untuk menyatakan kasih-Nya, bahkan sampai mati di kayu salib supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Selama pelayanan-Nya di dunia, selain mempunyai murid, Tuhan Yesus juga mempunyai pengikut : baik yang sungguh-sungguh mau mendengar pengajaran-Nya maupun yang hanya ingin mendapat manfaat, misalnya untuk disembuhkan. Sebagai guru dan pemimpin, Yesus selalu menunjukkan kedekatan dan kebersamaan-Nya dengan mereka. Melalui nas ini, Tuhan mengajarkan beberapa sifat hidup kepada kita, terutama sebagai pemimpin, yaitu:

  1. Perduli. Sikap ini menunjukkan selalu berusaha mengetahui keadaan sesama.
  2. Bertanggung jawab. Sikap ini menunjukkan bahwa ketika sesama anggota ada dalam kesulitan, kita akan mencari jalan keluar dan tidak tidak menyalahkan keadaan.
  3. Mengasihi. Sikap ini menujukkan bahwa kita harus mengambil tindakan untuk mengatasi masalah.

Pertanyaan kepada kita sebagai sesama anggota jemaat : sejauh mana saya perduli dengan kehidupan berjemaat dan kehidupan bersosial? Mari kita jadikan nats renungan hari ini sebagai perwujudan iman kita kepada Yesus. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ. 416:1 TERSEMBUNYI UJUNG JALAN
Tersembunyi ujung jalan, hampir atau masih jauh;
‘ku dibimbing tangan Tuhan ke neg’ri yang tak ‘ku tahu
Bapa, ajar aku ikut, apa juga maksudMu, tak bersangsi atau takut, beriman tetap teguh.

DOA BAPA KAMI
Menyanyikan BE. 36:1 Pasupasu Hami
Pasupasu hami O Debatanami, sai sondanghon bohiMi tu na pungu on sude.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s