Pembawa kabar baik


PANGGILAN BERIBADAH:
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI KJ. 84:1 YA YESUS DIKAU KURINDUKAN
Ya Yesus, Dikau kurindukan, lipurkan lara batinku, seluruh hatiku terbuka
menyambut kedatanganMu. Bahagia, Terang sorgawi
Engkau harapan dunia, terbitlah, Surya Mahakasih, dan jiwaku terangilah!

PEMBACAAN FIRMAN : Wahyu 14:1-13

Kisah Para Rasul 9:17
Lalu pergilah Ananias ke situ dan masuk ke rumah itu. Ia menumpangkan tangannya ke atas Saulus, katanya: “Saulus, saudaraku, Tuhan Yesus, yang telah menampakkan diri kepadamu di jalan yang engkau lalui, telah menyuruh aku kepadamu, supaya engkau dapat melihat lagi dan penuh dengan Roh Kudus.

PEMBAWA KABAR BAIK

Setelah Paulus dapat melihat kembali, dibaptis, dan dipenuhi Roh Kudus, maka pekerjaan-pekerjaan besar pun dimulai. Ia menjadi pembawa kabar baik (Injil) terutama bagi kalangan non-Yahudi. Surat-suratnya di dalam kanon Perjanjian Baru sangat luar biasa dan menjadi dasar doktrin, teologi dan etika Kristen. Tanpa kegigihan dan kecerdasan Paulus, perkembangan kekristenan mungkin tidak secepat yang kita tahu. Namun, bukan berarti semua lancar-lancar saja bagi Paulus.

Kita tahu bahwa dalam perjalanan dan pelayanannya ia sangat menderita. Berkali-kali mau dibunuh. Berkali-kali dipenjara. Ia juga harus bekerja untuk menafkahi dirinya. Itu semua tak menghentikannya untuk memberitakan kabar baik.

Sebagian besar dari antara kita tentu sudah dibaptis dan dipenuhi Roh Kudus. Panggilan kepada Paulus tak berbeda dengan panggilan kepada kita: membawa kabar baik! Pembawa kabar baik itu adalah pelaku kabar baik. Jika Paulus bisa melakukan banyak sekali hal-hal luar biasa di dalam segala keterbatasannya saat itu, kita pun semestinya bisa. Hal-hal besar biasanya dimulai dari hal-hal kecil. Anak-anak yang biasa berbagi (tidak kikir dan tidak egois) sejak kecil akan tumbuh menjadi orang dewasa yang murah hati. Ketika beberapa orang murah hati berkumpul, maka mukjizat terjadi: mereka bisa melakukan hal-hal besar bersama. Jangan lupa, HKBP Serpong bisa seperti sekarang bukan hasil sulap. Gereja ini diawali oleh berkumpulnya beberapa orang yang beribadah dalam kondisi yang sangat sederhana. Apakah tugas kita sudah selesai? Masih jauh dari kata selesai. Tugas kita baru dimulai. Masyarakat sekitar kita menantikan hal-hal luar biasa dari HKBP Serpong. Kita bisa melakukan hal-hal ajaib bersama untuk membawa kabar baik bagi semua. Amin!

BERDOA
BERNYANYI KJ. 19:1 TUHANKU YESUS
Tuhanku Yesus, Raja alam raya, Allah dan Manusia
Kau kukasihi, Kau Junjunganku, Bahagiaku yang baka.

DOA BAPA KAMI
Menyanyikan BE. 36:1 Pasupasu Hami
Pasupasu hami O Debatanami, sai sondanghon bohiMi tu na pungu on sude.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s