Jangan kuatir dalam hidup


Filipi 4:6
Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.

PANGGILAN BERIBADAH:
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE. 357:1 Songon Ursa Na Binuru
Songon ursa na binuru mauas di aek tabar i, songon i do au mangido naeng solhot tu Tuhanki
Holan Ho, Debatangki do huhauashon i, ai andigan idaonku bohiMi ale Tuhanku.

PEMBACAAN FIRMAN : Yehezkiel 48:23-35

JANGAN KUATIR DALAM HIDUP

Suatu ketika Yesus mengatakan kepada murid-Nya Petrus dan kedua anak Zebedeus: “roh memang penurut, tetapi daging lemah.” Nas ini memperhadapkan dua hal yang paling penting dalam kehidupan manusia, yang kadang-kadang keinginannya bertolak belakang, namun dia berada dalam satu bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan, yakni roh dan daging.
Roh senantiasa menuruti apa yang dikehendaki oleh sang Khalik, namun daya daging yang bertugas untuk mengeksekusi keinginan roh itu sangatlah lemah dan kadang tidak mampu melakukannya. Dari dua sisi ini kita diajak memahami renungan ini sehingga kadang-kadang sebagimana disebutkan di atas dapat kita kelola ketika keinginan daging merasuk dalam kehidupan kita.

Jangan khawatir akan apapun juga. ‘Apapun’ juga dikatakan oleh Abraham Maslow yang adalah kebutuhan mendasar manusia yaitu sandang, pangan, dan papan, itu juga yang dikatakan oleh Yesus dalam Matius 6:25–34. Janganlah khawatir akan kebutuhan mendasar itu karena hidup kita lebih penting dari pada itu. Yesus mau katakan hidup yang diberikanNya kepada kita jauh lebih penting oleh sebab itu tidak usah kuatir karena pastilah Dia bertanggung jawab membuat hidup kita yang jauh lebih penting itu tetap eksis. Bagaimana cara Allah mempertanggung jawabkannya tidak lain adalah kita menyatakan keinginan itu dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Doa adalah sikap roh manusia dalam menyampaikan permohonannya kepada Allah. Roh kita yang penurut itu merupakan mitra Roh Kudus dalam doa kita dan Allah mengetahui bahwa maksud Roh Kudus itu sesuai dengan kehendak Allah (Roma 8:26–27). Dengan ucapan syukur artinya kita bersyukur atas apa yang telah dilakukan Allah dalam kehidupan kita merupakan sikap yang tepat bagi kita untuk mengajukan permohonan selanjutnya yang menjadi kebutuhan kita sehari-hari. Oleh sebab itu mengucap syukurlah senantiasa. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ. 417:2 SERAHKAN PADA TUHAN
Hendaklah kau percaya kepada Tuhanmu; niscaya kau bahagia, kerjamu pun teguh
Usahamu sendiri ’takkan menolongmu; Tuhanmu mengingini doamu yang tekun.

DOA BAPA KAMI
Menyanyikan BE. 36:1 Pasupasu Hami
Pasupasu hami O Debatanami, sai sondanghon bohiMi tu na pungu on sude.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s