Tuhan sempurna memelihara kita


(Mazmur 145:8-14)
Dapat dikatakan hampir sepanjang hidupnya Daud bergaul baik dengan Tuhan. Dengan demikian ia mengalami segudang pengalaman berharga bersama Tuhan. Tentu pengalaman itu tidak hanya yang baik-baik saja, yang enak-enak saja, bahkan sering hidupnya berada di ujung tanduk, di antara harapan dan keputusasaan, antara perjuangan dan apatisme. Namun Daud menjalani dan melewatinya bersama dengan Tuhan.

Alhasil Daud tergolong kepada penyembah Tuhan yang patut diteladani. Baginya Tuhan itu ‘tak tersamakan dengan allah bangsa-bangsa lain. Itu sebab, Daud ‘tak pernah berpaling dari Tuhan kendatipun kesulitan dan berbagai perlawanan menghampiri hidupnya. Dia mengakui Tuhan adalah satu-satunya Allah yang memiliki sifat dan karakter yang begitu sempurna. Bagi Daud pengalaman berharga yang ia dapatkan dari Tuhan harus dibagikan kepada umat dan umat diajak untuk memberitakan bahwa Allah itu baik bagi semua orang.

Ada beberapa hal yang dapat kita petik dari nas kotbah ini:
Pertama: Tuhan memiliki karakter dan sifat sempurna. Karena itu Dia patut dipuji. Lewat pengalamannya, Daud membagikan kepada kita enam karakter dan sifat Tuhan yaitu: Tuhan itu pengasih, penyayang, panjang sabar, kasih setiaNya besar, Tuhan itu baik dan penuh rahmat. Orang percaya sebagai pengikut Kristus wajib meneladaninya. Pengakuan ini mengajak kita menjadi orang yang berkarakter baik dan penuh kasih.
Kedua: Orang percaya diajak memberitakanNya kebaikan Tuhan. Orang percaya yang menyadari kesempurnaan Tuhan akan memuji dan bersyukur. Namun sekaligus juga diajak untuk mengumumkan kemuliaanNya, membicarakan dan memberitahukan keperkasaanNya kepada generasi ke generasi. Artinya pujian, syukur dan pengakuan kita tidak boleh berhenti pada diri sendiri, tetapi harus dirasakan oleh orang lain bahwa Tuhan itu baik. Kita diajak menampilmkebaikan dan keagungan Tuhan melalui perilaku orang-orang percaya.
Ketiga: Tuhan setia menopang orang-orang yang dikasihiNya. Tidak hanya pengakuan kemuliaan dan kebaikan Tuhan yang ditonjolkan oleh Daud, tetapi dia juga membagikan bahwa Tuhan itu begitu peduli dan teruji menopang dan memperhatikan orang-orang yang setia. Tuhan setia dalam segala perkataan-Nya dan penuh kasih setia dalam segala perbuatan-Nya. Artinya Tuhan tidak hanya omong doang, tapi disertai juga dengan perbuatan. Tuhan tidak hanya memerintah saja, tetapi Dia juga terlibat dalam kehidupan orang percaya dan setia. Dalam Kristus Tuhan bertindak konkrit. Dalam Kristus Tuhan menempatkan diriNya senantiasa ada bersama kita. Karena itu serahkanlah seluruhnya pada Tuhan, baik sukacita dan pergumulan supaya Tuhan melalui Roh KudusNya mengatur hidup kita. Amin! (Pdt. SP)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s