Gunung batu dan Penebusku


Mazmur 19:15
Mudah-mudahan Engkau berkenan akan ucapan mulutku dan renungan hatiku, ya TUHAN, gunung batuku dan penebusku.

PANGGILAN BERIBADAH:
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE. 232:1 Sian Sude Parulian Na Arga
Sian sude parulian na arga, sada huboto, hutiop tongtong. Jesus Tuhanku, Ho arta na arga, na
mangatasi sudena antong. Tangkup Tuhanmu, tung tiop hatana, sai pangasahon ma bagabaga na.

PEMBACAAN FIRMAN : Yehezkiel 22:17-31

GUNUNG BATU DAN PENEBUSKU

Membangun komunikasi dengan Tuhan sangat penting. Inilah yang dilakukan oleh Daud, dengan berkata : mudah-mudahan Engkau berkenan akan ucapan mulutku dan renungan hatiku”. Sikap ini mencerminkan kerendahkan hati dan sikap tahu diri (mananda diri) siapa dia di hadapan Tuhan Pencipta dan penebusnya.

Daud memohon apakah ucapan dan renungan hatinya berkenan kepada Tuhan. Hal ini merupakan sebuah kesadaran dari seorang yang beriman. Sadar bahwa semua orang telah berdosa dan kehilangan kemuliaan Allah (Roma 3:23). Sebagai orang berdosa, sadar atau tidak, muncul perbuatan jahat termasuk tipu daya dan iri hati. Adapun Daud memuji Tuhan yang Mahakuasa, seraya bermazmur dan memohon perlindunganNya terhadap musuh dan kejahatan. Kualitas hidup yang bersandar pada Tuhan seperti itu adalah bentuk kesadaran dan sikap iman serta kerendahan hati.

Renungan ini memberikan pelajaran bagi kita bahwa Tuhan adalah Pencipta langit, bumi, dan segala isinya yang kudus dan Maha mengetahui (omnipotent), sedangkan manusia berdosa. Dalam KasihNya ada pengampunan bagi yang percaya. Dalam kehidupan rumah tangga, pribadi, gereja serta masyarakat marilah kita meneladani sikap Daud. Khususnya dalam era teknologi, computer, dan informasi yang sarat ditunggangi roh penyesatan, biarlah kita selektif dan bersikap sbb: 1) mengenal diri (tanda diri) sebagai orang berdosa; 2) bertobat dan beriman hanya pada Kristus.i; 3) Memohon Roh Kudus menjaga mulut dan hati kita; 4) Bersandar hanya pada Tuhan bukan pada harta, rasio, dan nikmat dunia, dan 5) tekunlah belajar dari Tuhan, gunung batu dan Penebus kita. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ. 240a:1 DATANGLAH YA SUMBER RAHMAT
Datanglah, ya sumber rahmat, selaraskan hatiku
Menyanyikan kasih s’lamat yang tak kunjung berhenti
Ajar aku madah indah, gita balai sorgaMu. Aku puji gunung kokoh, gunung pengasihanMu.

DOA BAPA KAMI

Menyanyikan BE. 36:1 Pasupasu Hami
Pasupasu hami O Debatanami, sai sondanghon bohiMi tu na pungu on sude.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s