Tuhan Gembala Kita


Yehezkiel 34:22
Maka Aku akan menolong domba-domba-Ku, supaya mereka jangan lagi menjadi mangsa dan Aku akan menjadi hakim di antara domba dengan domba.

PANGGILAN BERIBADAH:
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI KJ. 266:1 ADA KOTA YANG INDAH CERAH
Ada kota yang indah cerah, nampaklah bagi mata iman:
rumah Bapa di sorga baka bagi orang yang sudah menang.
Indahnya saatnya kita jumpa di kota permai. Indahnya saatnya kita jumpa dikota permai.

PEMBACAAN FIRMAN : Yehezkiel 20:1-17

TUHAN GEMBALA KITA

Pada zamannya, Yehezkiel melihat para pemimpin bangsanya sibuk menggembalakan dirinya sendiri sementara umatnya tercerai-berai tidak punya gembala. Yang kuat menindas yang lemah, penguasa memeras rakyatnya. Melihat hal ini, ia menjadikan dirinya sebagai “penjaga” memberi peringatan akan bahaya yang sedang mengancam. Ia penuh semangat, memiliki dedikasi, dan taat pada Allah.

Di zaman ini banyak orang yang tidak punya gembala, manusia penuh keraguan, kekhawatiran, ketidakpastian, dan arah hidup yang tidak jelas. Para pemimpin, pemuka agama dan penegak hukum sebahagian besar terlena mencari kenikmatan sendiri, menumpuk kekayaan, menyalahgunakan wewenang, berebut kekuasaan dan saling menjatuhkan. Rakyat atau umat juga saling berlomba mencari kenikmatan dunia, mengumpulkan kekayaan tanpa memperdulikan bagaimana cara mendapatkannya, berusaha mendapatkan kedudukan dengan menghalalkan semua cara. Tata kehidupan dan rasa kasih persaudaraan sudah terkikis. Yang tersisa hanya gerombolan umat yang tidak memiliki gembala.

Dalam kondisi kehidupan yang seperti ini kemana lagi kita mesti berharap? Siapa yang akan mampu menyelamatkan kita? Tuhan adalah sumber pengharapan kita, sumber kekuatan dan damai sejahtera. Batu karang tempat perlindungan kita dikala taufan kehidupan melanda. Tuhan adalah Gembala yang baik dan setia. Kita baru mempergunakan hak politik dalam pemilihan legislatif, nanti akan memilih pemimpin bangsa untuk lima tahun ke depan. Mari kita mengamini bahwa Tuhan dapat memakai para pemimpin rakyat menjadi alat untuk menyatakan kekuasaan-Nya; memakai pemimpin umat untuk menyatakan kemulianNya. Dengan kuasaNya akan memberi hikmad kepada para pemimpin, kedamaian bagi kepada umat-Nya, menuntun perjalanan bangsa dan negara kita menuju masyarakat adil dan makmur. Hanya Tuhanlah gembala kita. Amen!

BERDOA

BERNYANYI BE. 28:1 HATA NI JAHOWA
Hata ni Jahowa, sipadame jolma hangoluan i. Halalas ni roha, siapuli roha ni na marsak i
Gogo ni Debatangki, paluahon na porsea sian nasa jea.

DOA BAPA KAMI

Menyanyikan BE. 36:1 Pasupasu Hami
Pasupasu hami O Debatanami, sai sondanghon bohiMi tu na pungu on sude.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s