Arsip Kategori: Ibadah Harian

Kerajaan Allah


BERNYANYI BE. 789:1 Lului Hamu Harajaon ni Debata
Lului hamu harajaon ni Debata, Rap dohot hatigoranNa, Tambahononna ma ondeng tu hamu, Haleluya, Haleluya. Haleluya, haleluya. Haleluya, haleluya, haleluya.

PEMBACAAN FIRMAN
Pagi: Kisah Para Rasul 18:1-10
Malam: Yesaya 26:1-12

RENUNGAN
Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus.
Roma 14:17

Kerajaan Allah
Betapa luar biasa bahagianya jika usaha dan kerja keras kita untuk melayani Kristus, berkenan kepada Allah dan dihormati manusia. Lantas, bagaimana caranya supaya kita bisa melayani Kristus dengan hasil yang luar biasa?

Pertama, kita melayani Kerajaan Allah. Fokus utama pelayanan kita haruslah untuk kebesaran dan kemuliaan Kerajaan Allah, bukan untuk “kerajaan” kita pribadi, dan bukan pula untuk “kerajaan” denominasi organisasi gereja. Dalam melayani, biarlah Kristus yang semakin bertambah besar dan mulia, sedangkan kita menjadi semakin kecil serta semakin berkurang kebanggaan dan ketenaran pribadi kita.

Kedua, melayani Kristus bukan berfokus utama pada soal makanan dan minuman. Melayani Kristus bukanlah soal untuk mencari keuntungan agar kebutuhan makanan dan minuman kita menjadi lebih terjamin. Bukan pula seperti kita menjalankan bisnis dengan berhitung soal untung rugi. Melayani Kristus tak berbeda dengan menempatkan diri kita sebagai hamba Tuhan yang setia dan dapat dipercaya.

Ketiga, melayani Kristus berfokus utama pada kebenaran Firman Tuhan.

Keempat, melayani Kristus dengan mengutamakan pelayanan damai sejahtera, bukan permusuhan, perpecahan, mencari kemenangan diri sendiri atau kelompok tertentu.

Kelima, melayani Kristus dalam sukacita oleh Roh Kudus. Hati yang dipenuhi sukacita oleh Roh Kudus akan selalu membuat kita bergembira dan bersemangat dalam melayani Tuhan, meski harus menghadapi banyak tantangan dan rintangan, sebagai proses yang harus dijalani dalam melayani Tuhan dari hari ke hari. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-409:1 Yesus Kau Nahkodaku
Yesus, Kau Nahkodaku di samud’ra hidupku. Badai topan menggeram dan gelombang menyerang. Kemudikan bidukku, Yesus, Kau Nahkodaku!

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Harapan Dan Sukacita


BERNYANYI BE. 227:1 Jesus Ngolu Ni Tondingku
Jesus ngolu ni tondingku. Ho do haporusanki. Gok di Ho nama diringku. Ro di nasa langkaki

PEMBACAAN FIRMAN
Pagi: Kisah Para Rasul 8:9-25
Malam: Yesaya 9:13-18

RENUNGAN
Harapan orang benar akan menjadi sukacita, tetapi harapan orang fasik menjadi sia-sia.
Amsal 10:28

Harapan Dan Sukacita
Semua orang berharap pada sesuatu. Beberapa orang berharap pada diri mereka atau pada manusia. Tetapi sesungguhnya keyakinan diri dan manusia tidak akan cukup mampu menguatkan mereka. Di manakah Anda dapat menaruh harapan Anda? Serahkan ke dalam Allah. Dia tidak akan pernah mengecewakan Anda. Allah ada untuk saya, dan Dia pun ada untuk Anda. Tidak peduli apa yang tengah Anda hadapi dalam hidup, Ia akan berjalan bersama Anda melewati itu semua. Seperti pemazmur berkata, “Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.” (Mazmur 23:4) Anda adalah orang yang penuh harapan, atau orang yang putus asa? Alkitab mengatakan, “Harapan orang benar akan menjadi sukacita, tetapi harapan orang fasik menjadi sia-sia” (Amsal 10:28) Jadi berharaplah hanya kepada Tuhan. Apa kepada-Nya harapan Anda berada? Mungkin saat ini Anda sedang menghadapi krisis kehidupan. Mungkin Anda baru saja mendengar kabar terburuk yang pernah Anda terima. Mungkin Anda sedang melalui masalah dalam pernikahan Anda, masalah di tempat kerja, masalah dalam keluarga, masalah kesehatan, masalah keuangan, dan masalah-masalah lain yang menurut Anda sulit untuk dihadapi. Mungkin saat ini Anda sedang berada dalam kesedihan atau kecemasan yang mendalam, dan Anda bertanya-tanya apa yang harus diperbuat? Satu hal yang perlu kita lakukan: “Berseru dan berharaplah kepada Tuhan”. Apa pun yang terjadi kita mempunyai satu jaminan kepastian di dalam Dia. Berharaplah hanya kepada Allah, Dia tidak pernah mengecewakan, Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-417:1 Serahkan Pada Tuhan
Serahkan pada Tuhan seluruh jalanmu; kuatirmu semua ditanggung-Nya penuh. Sedangkan angin lalu dituntun tangan-Nya, pun jalan di depanmu, Tuhan mengaturnya.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Jangan Melupakan Tuhan


BERNYANYI BE. 262:1. Jahowa Tuhanki
Jahowa Tuhanki, Ho mual ni na denggan. Sitompa sasude, silehon hangoluan. Sai lehon ma di au, pamatang na hipas
Maringan ma di au, baen roha na ias.

PEMBACAAN FIRMAN
Pagi: Kisah Para Rasul 8:1-8
Malam: Yesaya 9:7-12

RENUNGAN
Kesukaan kami ialah menyebut nama-Mu dan mengingat Engkau.
Yesaya 26:8b

Jangan Melupakan Tuhan
Beberapa hari yang lalu di suatu acara televisi, saya menonton diskusi panel mengenai cara otak bekerja, khususnya mengenai perbedaan cara mengingat antara pria dan wanita. Para pria biasanya mengingat hal-hal secara klinis dan langsung memisahkan mana hal penting yang perlu diingat atau hal yang tidak terlalu penting. Sebaliknya para wanita mengingat suatu momen secara detail bersamaan dengan emosinya saat itu. Itulah sebabnya pria mungkin lebih tangguh ketika menghadapi persoalan yang memerlukan daya ingat dan pengalaman, sedangkan wanita lebih luwes dalam mengingat momen-momen dalam kehidupan. Namun, di akhir pembicaraan, sang pakar menegaskan bahwa secara keseluruhan manusia itu cenderung mudah lupa.

Sama halnya dengan kehidupan kita sebagai orang Kristen, kita mungkin sering lupa akan kebaikan Tuhan. Alkitab mencatat manusia mudah lupa akan kasih Tuhan. Satu contohnya adalah kisah orang Israel yang dilepaskan dari perbudakan di Mesir, berjalan melewati Laut Teberau, dan saat mereka bersungut-sungut karena tidak ada makanan. Dalam Nas ini, nabi Yesaya juga mengingatkan kita dengan perkataannya: “Kesukaan kami adalah menyebut nama-Mu dan mengingat Engkau” (Yes. 26:8b). Jangan pernah merasa bahwa Tuhan itu melupakan kita. Kita harus tetap percaya kepada Tuhan. Manusia dapat melupakan kita, tetapi ingatlah bahwa Yesus tidak pernah meninggalkan serta tidak melupakan kita. Yesus juga sangat mengasihi kita. Dia selalu beserta dengan kita. Apapun kondisi kita hari ini, tetaplah kuat di dalam iman. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-344:4 Ingat Akan Nama Yesus
Bila mendengar nama-Nya, baiklah kita menyembah
dan mengaku Dia Raja kini dan selamanya.
Indahlah nama-Nya, pengharapan dunia!
Indahlah nama-Nya, suka sorga yang baka!

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Hidup Baru


BERNYANYI BE. 30:1. Jesus Lehon Hatorangan
Jesus lehon hatorangan, hapistaran mangantusi hataMi. Lehon mata na marnida dohot roha na umboto dalanMi. Asa tongtong maradophon bohiMi mardalan hami, asa digomgomi TondiMi ma hami.

PEMBACAAN FIRMAN
Pagi: Kisah Para Rasul 2:26-36
Malam: Yesaya 2:1-6

RENUNGAN
Dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.
Efesus 4:24

Hidup Baru
Bila kita berbicara tentang “manusia baru” tentu kita akan bertanya apakah ada manusia lama? Bagaimanakah ciri-ciri manusia lama? Seperti tertulis pada Efesus 4:17-19 dikatakan bahwa manusia lama adalah orang orang yang hidupnya tidak mengenal Allah, jauh dari persekutuan Allah, mereka bodoh dan degil hatinya, perasaannya tumpul dan mereka hidup dengan hawa nafsu dan serakah serta penuh kecemaran. Hari-hari ini ada banyak orang yang aktif ke gereja tapi gaya hidupnya masih seperti manusia lama, masih gelap, karakternya masih seperti karakter orang yang belum mengenal Tuhan, tidak berpikir panjang, gampang emosi, mudah terpancing amarah, gampang memilih jalan pintas, sering mengambil keputusan yang keliru, dan menjadi seorang yang masa bodoh terhadap orang lain. Hidup ini adalah pertarungan antara manusia lama dan manusia baru, kalau ingin menang dengan manusia lama, mau tidak mau kita harus membiasakan diri dengan cara-cara Allah dalam menyelesaikan sesuatu. Kita harus berani berkata tidak dengan cara-cara hidup yang lama dan selalu berkata ya dengan kehendak Allah. Memang tidaklah mudah untuk mewujudkannya, tetapi ingatlah kita hanya dituntut untuk “mengenakan” artinya yang menyediakan hidup baru itu adalah Allah, berarti Allah juga yang akan memampukan kita untuk menjalani kehidupan baru itu asal kita berserah kepada Dia pemilik kehidupan itu. Kemenangan akan Tuhan sediakan bagi setiap mereka yang percaya dan yang mengandalkan Tuhan, Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-388:1 S’lamat Di Tangan Yesus
S’lamat di tangan Yesus aman pelukan-Nya. Dalam teduh kasih-Nya aku bahagia. Lagu merdu malaikat olehku terdengar.
Dari neg’ri mulia, damai sejahtera. S’lamat di tangan Yesus aman pelukan-Nya. Dalam teduh kasih-Nya aku bahagia.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Mendengar Tuhan Gembala Kita


BERNYANYI BE. 470:1 Jesus Ho Nampuna Au
Jesus Ho nampuna au, dohot na adong di au. Gogo dohot hosangki, sahat ma tu tanganmi.

PEMBACAAN FIRMAN
Pagi: 1 Korintus 3:10-15
Malam: 1 Samuel 3:10-14

RENUNGAN
Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku.
Yohanes 10:27

Mendengar Tuhan Gembala Kita
Kata “mendengarkan suara-Ku” dalam ayat 27, adalah bentuk kata kerja yang tindakannya terus menerus berkelanjutan” yang mana kata kerja tersebut terus menerus dikerjakan. Kita konsisten setiap jam, setiap menit, setiap detik untuk terus menerus mendengarkan suara TUHAN”. Itulah makna sesungguhnya dari kata tersebut berdasarkan tata bahasa Yunaninya. Jadi yang dimaksudkan oleh TUHAN YESUS mengenai siapa yang termasuk golongan domba-domba-NYA adalah “orang-orang yang terus menerus konsisten mendengarkan suara-NYA. Orang yang terus menerus taat akan firman-NYA”.

Selanjutnya kata “Mengikuti” dalam ayat 27, adalah “domba-domba yang terus menerus konsisten mengikuti TUHAN YESUS setiap hari, setiap jam, setiap menit, bahkan setiap detik”. Jadi mereka-mereka inilah yang dimaksudkan oleh TUHAN YESUS sebagai domba-domba-Nya yang mana Tuhan Yesus memberi kepastian bagi mereka yang terus menerus konsisten hidup di dalam firman-Nya, maka mereka inilah yang akan diselamatkan. Jika orang-orang Kristen terus menerus hidup dalam dosa, maka jangan harap kita akan tergolong ke dalam domba-domba TUHAN YESUS. Itu artinya jangan harap kita akan diselamatkan. Kebenaran Alkitab harus diajarkan secara utuh, jangan setengah-setengah! Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-332:2 Kekuatan Serta Penghiburan
Tiap hari Tuhan besertaku, diberi rahmat-Nya tiap jam. Diangkat-Nya bila aku jatuh, dihalau-Nya musuhku kejam. Yang nama-Nya Raja Mahakuasa, Bapa yang kekal dan abadi, mengimbangi duka dengan suka dan menghibur yang sedih.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Berpaut Pada Tuhan


BERNYANYI BE. 690:1. Hibul Rohangku
Hibul rohangku tu Tuhan Jesus
Sude ngolungku di Tuhan Jesus
Ihuthononku do Tuhan Jesus
Ndang olo au sumurut be

PEMBACAAN FIRMAN
Pagi: Hakim-hakim 7:1-7
Malam: Yohanes 17:20-23

RENUNGAN
Dan hendaklah kamu berpaut kepada TUHAN, Allah kita
1 Raja-raja 8:61a

Berpaut Pada Tuhan
Pada pertengahan abad ke-19, tepatnya sebelum tahun 1961, leluhur orang Batak bisa dikatakan hidup dalam masa-masa yang suram dan belum mengenal kekristenan. Kedatangan para missionaris memberitakan injil kemudian membuat kehidupan orang Batak mendapat pencerahan. Tindakan para missionaris ini, harus diakui sangat banyak mempengaruhi kemajuan orang Batak pada umumnya sehingga bisa semaju sekarang. Gereja HKBP berdiri tentu saja adalah bagian dari maksud Tuhan agar kita tetap belajar dan bersekutu sehingga tetap berpaut pada Tuhan. Dengannya kita dengan tekun dan rajin baik secara pribadi maupun bersama-sama untuk mempelajari, merenungkan dan menjalankan firman-Nya. Tuhan menginginkan kita agar tetap setia dan bersandar pada Tuhan. Orang Israel yang dibebaskan dari Mesir, mengembara selam 40 tahun di padang pasir, akan tetapi dengan penyertaan Tuhan bisa sampai dan hidup sejahtera di Kanaan.

Demikian juga kita jemaat HKBP, telah diberkati Tuhan, dari dulunya hidup dalam kegelapan menjadi orang-orang yang diselamatkan dan diberkati Kristus dan hidup di bumi Indonesia dan dunia. Pertanyaannya apakah kita akan berterima kasih dengan tetap setia dan berpaut kepada Tuhan dengan semua pengalaman kita? Apakah kita akan terus berbuah? Kini, kita mungkin termasuk orang yang taat kepada Tuhan dan mengimani penyertaan Tuhan. Tanpa ketergantungan kepada Tuhan, kita tidak mungkin menghasilkan buah yang memuliakan nama Tuhan hingga akhir hidup kita nanti (Yoh. 15:4-5).

BERDOA

BERNYANYI KJ-345:1 Sertai Kami Tuhan
Sertai kami Tuhan, dengan anug’rah-Mu
Berilah pertolongan melawan si set’ru.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Amsal Orang Bijak


BERNYANYI BE. 260:1 Holan Jesus do Hubahen
Holan Jesus do hubahen donganku, ai Ibana pasonangkon au. Ingkon sai tongtong tiur langkangku,
molo raphon Jesus i au lao.
Molo raphon Jesus i au lao.

PEMBACAAN FIRMAN
Pagi: Yosua 24:14-15
Malam: Lukas 10:25-37

RENUNGAN
Hai anakku, berikanlah hatimu kepadaku, biarlah matamu senang dengan jalan-jalanku.
Amsal 23:26

Amsal Orang Bijak
Takut akan Tuhan adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan (Amsal 1:7). Kitab Amsal ditulis oleh Raja Salomo, berisi ajaran untuk mengetahui hikmat dan didikan, untuk mengerti kata-kata yang bermakna, untuk menerima didikan yang menjadikan pandai, serta kebenaran, keadilan dan kejujuran, untuk memberikan kecerdasan kepada orang yang tak berpengalaman dan pengetahuan serta kebijaksanaan kepada orang muda (Amsal 1:2-4). Mendidik, membimbing, mengajarkan dan mengarahkan anak-anak ke jalan yang benar sesuai ajaran firman Tuhan tentulah menjadi tugas dan tanggungjawab penuh orangtua. Melalui nasihat dan perilaku hidup sehari-hari, orangtua menanamkan ajaran tentang apa yang harus dilakukan dan bagaimana harus dilakukan oleh seorang anak kelak ketika dia harus mengambil keputusan dalam hidupnya, ketika dia harus menghadapi persoalan dan pergumulan hidup dan bagaimana dia harus menyikapi keberhasilan dan kesuksesan dalam hidupnya.

Anak yang bijak mendengarkan didikan ayahnya, tetapi seorang pencemooh tidak mendengarkan hardikannya (Amsal 13:1). Mari memberikan waktu membaca kitab Amsal ini secara keseluruhan untuk mendapatkan pemahaman dan pengertian yang benar akan hikmat dari Tuhan, baik sebagai orangtua maupun sebagai anak.

BERDOA

BERNYANYI KJ-40:2 Ajaib Benar Anugerah
Ketika insaf ‘ku cemas. Sekarang ‘ku lega
Syukur bebanku t’lah lepas, berkat anugerah

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin