Arsip Kategori: Ibadah Harian

LAKUKANLAH KEHENDAK ALLAH


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-255 : 1, Holan sada do na ringkot
Holan sada do na ringkot Jesus lehon i di au.
Manang aha pe na dapot ndang tuk pasonangkon au.
Nang arta nang sangap sude hamoraon ndang tau mangalehon di au hasonangan.
Alai molo dapot na sasada i tongtong las rohangku hinorhon ni i.

PEMBACAAN FIRMAN
Amsal 13:1-12 (Pagi)
Rom. 5:12-19 (Malam)

RENUNGAN
1 Timotius 6 : 11 – Tetapi engkau hai manusia Allah, jauhilah semuanya itu, kejarlah keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan.

LAKUKANLAH KEHENDAK ALLAH
Melihat fenomena yang terjadi di Efesus saat itu, Paulus menasihati Timoteus supaya setia kepada Allah, agar tidak terpengaruh oleh gaya hidup hedonisme, hidup bahagia yang bersifat sementara. Baca lebih lanjut

KEKUATIRAN DAN PERKATAAN BAIK


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-136 : 4, Bidang dope na holom
Tagogo ma pasauthon i, Mamboan hata hangoluan i
Tu nasa bangso na di tano on Ringkot tabaen ulaon i tongtong
Tu nasa bangso na di tano on Ringkot tabaen ulaon i tongtong

PEMBACAAN FIRMAN
Kej. 44:1-17 (Pagi)
1 Yoh. 2:12-17 (Malam)

RENUNGAN
Amsal 12 : 25 – Kekuatiran dalam hati membungkukkan orang, tetapi perkataan yang baik menggembirakan dia.

KEKUATIRAN DAN PERKATAAN BAIK

Amsal adalah kumpulan kata-kata bijak yang ditulis berdasarkan pengalaman nyata dari kehidupan Raja Salomo. Sebagai pengalaman hidup sudah barang tentu teruji dan dapat dipertanggungjawabkan. Demikianlah dari masa ke masa pengalaman hidup tersebut menginspirasi banyak orang, sampai tergubah sebuah nyanyian yang berkaitan dengan kekuatiran dan perkataan baik: “Hati yang gembira adalah obat, seperti obat hati yang senang, tapi semangat yang patah keringkan tulang, hati yang gembira Tuhan senang.” Baca lebih lanjut

MELAYANI UNTUK MEMULIAKAN TUHAN


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-729, Laho ma hamu
Laho ma hamu tu liat portibion, ninna Jesus Kristus Tuhan i, ninna Jesus Kristus Tuhan i.
Baritahon hamu ma barita na Uli i, tu saluhut na tinompai, tu saluhut na tinompai.
Asa marlas ni roha ma langit nang dohot hajanghajang i.
Marolopolop angka ladang i ro di hau na di harangan i.
Martopaptopap sunge i marhasakhasak tao nang laut i
Marolopolop ma portibion, nang sude na pangisina i. Amen.

PEMBACAAN FIRMAN
1 Kor. 1:3-17 (Pagi)
Kid. Ag. 4:1-8 (Malam)

RENUNGAN
2 Korintus 10 : 16 – Ya, kami hidup, supaya kami dapat memberitakan Injil di daerah-daerah yang lebih jauh dari pada daerah kamu dan tidak bermegah atas hasil-hasil yang dicapai orang lain di daerah kerja yang dipatok untuk mereka.

MELAYANI UNTUK MEMULIAKAN TUHAN
Dalam nas ini, Rasul Paulus memberitakan pelayanannya yang selalu mendapat tantangan berat, tetapi dapat dilewati dan banyak orang menjadi percaya. Perkem-bangan jemaat di Korintus pesat, tapi Paulus tidak mau bermegah, dia hanya mau bermegah di dalam Tuhan. Dalam kehidupan sehari-hari yang bisa diambil dari teks ini adalah: pertama, hidup kita harus bisa dan siap menjadi pemberita injil di dalam keluarga atau di luar keluarga kita. Baca lebih lanjut

BERSABAR DALAM KESESAKAN


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-755 : 1, Haposan Ho Tuhan
Haposan Ho Tuhan, hot do holongMu. Di las ni roha, tingki arsak pe.
Asini roham nang pambaen-anMu. Ho Sipalua pangodingan pe.
Haposan Ho Tuhan, Haposan Ho Tuhan. Ndang na mansohot asi ni rohaM.
Nasa naringkot di au diparade, tung ala ni asiM do i sude.

PEMBACAAN FIRMAN
Yes. 54:1-8 (Pagi)
Rom. 12:9-21 (Malam)

RENUNGAN
Mazmur 79 : 13 – Maka kami ini, umat-Mu, dan kawanan domba gembalaan-Mu, akan bersyukur kepada-Mu untuk selama-lamanya, dan akan memberitakan puji-pujian untuk-Mu turun-temurun.

BERSABAR DALAM KESESAKAN
Pemazmur Asaf adalah seorang Lewi yang tugasnya menyelenggarakan Ibadah di Bait Suci, yang mempunyai karunia bermusik dan bernubuat. Sebagai seorang pelayan Tuhan, ia sangat sedih, tertekan dan sesak melihat kenyataan hidup umat Tuhan yang meng-alami banyak aniaya dan hinaan, serta olok-olok yang menyakitkan. Latar belakang kehidupan seperti itulah Mazmur 79 ini ditulis, bahkan dikenal sebagai Mazmur “Doa permohonan” sekaligus Mazmur “bernada kutukan” yang mengundang “hukuman Allah atas orang fasik.” Amatlah berat dan sulit melihat, merasakan dan membiarkan ketidakadilan dipertontonkan secara semena-mena. Baca lebih lanjut

LAWAN ATAU KAWAN


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-123 : 3, Ale dongan na saroha
Sai pasada Ale Tuhan angka na porsea i. Asa masihaholongan songon na pinatikMi.
Di ba-gasan hasintongan, i do pinangidoMi: sai pa-domu angka dongan na tutu sinondangMi.

PEMBACAAN FIRMAN
1 Kor. 12:1-11 (Pagi)
2 Kor. 12:1-11 (Malam)

RENUNGAN
1 Korintus 4 : 1 – Demikianlah hendaknya orang memandang kami: sebagai hamba-hamba Kristus, yang kepadanya dipercayakan rahasia Allah.

LAWAN ATAU KAWAN
Dalam sebuah Youth Camp, seorang guru membagi peserta kepada bebe-rapa kelompok, kemudian regu, yang memiliki tugas berbeda-beda. Tugas kelompok adalah menebak siapa tokoh yang diberikan oleh guru. Persoalannya, masing-masing regu merahasiakan hasil kerjanya. Dari semua jawaban yang dilontarkan regu, tidak ada satupun yang memiliki jawaban yang benar. Baca lebih lanjut

JANGAN MENCOBAI TUHAN


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-6 : 1, Puji Jahowa na sangap
Puji Jahowa na sangap huhut marmulia Hamu sude na parroha na ringgas na ria
Marpungu be, marolopolop sude, Hamu sude manisia

PEMBACAAN FIRMAN
Maz. 36:5-10 (Pagi)
Luk. 11:14-23 (Malam)

RENUNGAN
Ulangan 6:16 – Janganlah kamu mencobai TUHAN, Allahmu, seperti kamu mencobai Dia di Masa.

JANGAN MENCOBAI TUHAN
Saudara yang dikasihi Tuhan, kalau besok aku mendapatkan pekerjaan, aku akan rajin ibadah ke gereja. Kalau aku bisa sembuh dari penyakit kanker ini, aku akan jadi aktivis gereja. Kalau kelak aku jadi orang kaya, aku berjanji akan selalu membantu keuangan gereja. Kalau Tuhan mampu menyelamat-kan aku dari lilitan hutang, aku berjanji akan memberikan perpuluhan secara rutin dan sebagai-nya. Pernahkah Anda mendengar ucapan-ucapan sejenis yang saya tulis di atas dalam pergaulan Anda, gereja Anda, atau justru Anda sendiri yang sering mengucapkan kata-kata itu?
Baca lebih lanjut

BERSAMA ANUGERAH-NYA MERAIH MASA DEPAN


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-753 : 1, Di pardalanan Jesus di jolongku
Di pardalanan Jesus di jolongku, holong ni tanganMi manogu au.
Nang di ngolungku Ho do sombaonhu, tung sonang mardalan raphon au.
Huboto do tangkas panoguonMu, diiringiring Ho do langkangki.
Sahat ro di ujung ni pardalanhu, togu ma au jonok tu lambungMi.

PEMBACAAN FIRMAN
1 Kor. 7:1-7 (Pagi)
Yer. 3:19-25 (Malam)

RENUNGAN
Markus 5 : 36 – Tetapi Yesus tidak menghiraukan perkataan mereka dan berkata kepada kepala rumah ibadat: “Jangan takut, percaya saja!”

BERSAMA ANUGERAH-NYA MERAIH MASA DEPAN
Tak terasa kita telah menjalani lebih separuh di Januari 2016 ini. Seolah-olah belum ada yang telah kita lakukan untuk resolusi yang telah kita tetapkan. Atau, ada sebagian orang yang tidak mau lagi bersemangat, saudara hanya menjalani seperti tanpa arah dan tujuan. Bahkan, menganggap tahun ini sebagai sebuah kesialan. Terlebih data-data sudah ada yang akurat bahwa tidak ada harapan untuk bangkit. Saudara yang sudah bangkrut, saudara yang telah divonis dokter umurnya tidak lama lagi, saudara yang tengah menjalani masa tahanan, mantan pacarmu telah menikah dan sebagainya. Berita seperti ini, pernah dialami oleh Yairus, anaknya didengar telah meninggal. Susah untuk kuat mendengar berita seperti ini.

Saudara, Yesus berkata kepada Yairus: “Jangan takut, percaya saja!” Apalagi yang mau dipercayai kalau sudah meninggal. Perkataan ini bisa muncul pada Yairus dan kita yang mengalami seperti ini, atau yang mirip hal demikian. Sekali lagi, Yesus membuktikan bahwa Dia adalah Tuhan. Kuasa kematian pun tunduk pada-Nya. Anak Yairus pun bangkit. Waktu pun tunduk pada-Nya. Dan semua yang ada di bawah matahari ini tunduk pada Yesus.

Saudara, nas ini dengan dalam mengajak untuk percaya dan berusaha datang pada Allah. Artinya, terkadang kita memfokuskan pada kesembuhan, kesuksesan, prestasi, dan sebagainya. Tapi firman Tuhan ini mengajak untuk datang dan percaya kepada Tuhan, selebihnya itu mudah bagi Tuhan. Sambil berusaha kuat untuk meraih resolusi, kita bekerja hanya karena dan untuk Tuhan. Bagi saudara yang putus asa, berserahlah kepada Tuhan, bangkitlah melangkah, percayalah Tuhan telah merancangkan yang terbaik di depan untuk saudara!

BERDOA

BERNYANYI, KJ-410 : 1, Tenanglah kini hatiku
Tenanglah kini hatiku: Tuhan memimpin langkahku.
Di tiap saat dan kerja tetap kurasa tangan-Nya.
Tuhanlah yang membimbingku; tanganku dipegang teguh.
Hatiku berserah penuh; tanganku dipegang teguh.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI, BE-36 : 1, Pasupasu hami
Pasupasu hami, o Debatanami. Sai sondanghon bohiMi tu na pungu on sude.