Arsip Kategori: Ibadah Harian

KASIH ITU MENGALIRI KEHIDUPAN KITA


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-462:2 Na Sian Ginjang do Au ro
Naung tubu do sabornginon Anakni na marbaju on. Anak nauli situtu, na gabe las ni rohamu

PEMBACAAN FIRMAN
Why. 20.1-15 (Pagi) Yer. 31.15-17 (Malam)

RENUNGAN HARIAN, Kamis 28 Desember 2017
Galatia 4.4-5
Tetapi setelah genap waktunya, maka Allah mengutus Anak-Nya, yang lahir dari seorang perempuan dan takluk kepada hukum Taurat. Ia diutus untuk menebus mereka, yang takluk kepada hukum Taurat, supaya kita diterima menjadi anak.

KASIH ITU MENGALIRI KEHIDUPAN KITA
Dasar pekabaran Injil yang diterangkan oleh Paulus ini adalah supaya pelayanan yang telah tertanam pada jemaat Tesalonika, tidak rusak akibat tuduhan-tuduhan orang Yahudi, yang iri tentang dirinya, yang menyatakan ajarannya adalah suatu tipu daya, kebohongan dan juga memberikan ajaran dengan maksud lain. Sikap Paulus adalah memotivasi dirinya untuk memberitakan Injil seperti perbuatan “seorang ibu mengawasi dan merawati anaknya” (ay. 7). Bagaimana seorang ibu yang mengasihi anaknya akan mencurahkan kasih sayang dengan ketulusan dan kemurnian yang akan mengarahkan dan mendidik anaknya kejalan yang benar. Motivasi memberitakan Injil tidak lahir dari keinginan untuk menyukakan hati manusia, tetapi hanyalah untuk menyukakan hati Allah.

Nas ini, Paulus ingin menyatakan bahwa kelayakannya memberitakan Injil lahir dari responnya atas kasih Tuhan yang telah dinyatakan atas hidupnya. Sehingga yang dilakukannya hanyalah untuk menyukakan hati Allah sebagaimana dia telah menjadi saksi akan kasih Allah yang besar. Motivasi pelayanan Paulus ini mengingatkan kita akan panggilan Tuhan bagi umat-Nya untuk menjadi saksi-saksi-Nya di dunia. Kita akan seperti pohon di tepi aliran air yang menghasilkan buahnya pada musimnya demikian juga kita akan memuliakan Tuhan karena kasih Tuhan itu mengaliri kehidupan kita. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-300:5 Andaikan Yesus, Kau Bukan Milikku
Aku bersyukur dan memuji Tuhan, kar’na diriku ikut Kaumasukkan dalam kawanan domba tebusan-Mu oleh darah-Mu.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

ALLAH PENGHUKUM YANG TAK TERBATAS


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-595:1 Ai Ise Do Pososo on
Dibahen i tama pujion ni rohanta
Tuhanta Debata, nang Jesus pe anakNa
Nang pangondian i, naung ro tu hita on
Manggonti Jesus i, pujion do tongtong.

PEMBACAAN FIRMAN
Why. 19.1-21 (Pagi) Kel. 33.18-23 (Malam)

RENUNGAN HARIAN, Rabu 27 Desember 2017
Mazmur 105.7
Dialah TUHAN, Allah kita, di seluruh bumi berlaku penghukuman-Nya.

ALLAH PENGHUKUM YANG TAK TERBATAS
Memasuki akhir tahun 2017 hendaknya setiap kita mengintrospeksi dan merekonstruksi diri untuk mengambil sikap apa yang akan dilakukan di tahun 2018. Persoalan kehidupan silih berganti mulai dari persoalan hukum, ekonomi, politik, iman percaya tidak luput dari kehidupan kita. Sebagai akhir dari suatu masalah tentunya kita akan bertanya, siapakah yang mampu memberikan hukuman atau vonis terhadap semua persoalan ini? Ketika seorang hakim memutuskan sebuah perkara, pasti terjadi pro kontra, ada yang setuju dan ada yang tidak setuju. Persoalannya di akhir tahun ini ketika kita membawa semua perkara yang kita hadapi selama tahun 2017 ini, siapakah yang mampu memutuskannya? Mampukah seorang Hakim Agung memutuskan perkara seluruh umat manusia sepanjang tahun 2017 ini? Mari kita renungkan.

Siapakah pengadil yang mampu mengadili setiap persoalan yang kita hadapi? Bagaimanakah caranya dia memvonis perkara kita? Mungkin tak satu pun manusia di dunia ini mampu memutuskan persoalan yang kita hadapi, namun sebagai umat Kristiani setelah disegarkan suasana Natal pastinya kita akan mengingat, oh ia Kristus yang Sang Juru selamat merupakan jawaban dan solusi dari setiap permasalahan yang kita hadapi. Nas hari ini meyakinkan kita bahwa Allah adalah Tuhan yang menjadi penghukum, yang tak terbatas dalam dunia ini. Sebagaimana Allah adalah Allah yang tak terbatas, demikian juga Dia sebagai Allah Sang pengadil yang mampu menyelesaikan setiap perkara yang kita hadapi. Jangan pernah ragu akan hal itu, tidak ada yang mustahil bagi Allah (Lukas 1:37).

Saudara, marilah kita merenungkan kasih setia Tuhan, yang menguatkan kita untuk menjalani tahun 2018. Kita memang terbatas tapi Dia tidak. Datanglah pada-Nya dan Dia pasti berlaku adil pada siapapun karena Dia adalah Allah yang adil. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-110:2 Di Betlehem T’lah Lahir Seorang Putera
Hatiku kubenamkan di dalam kasih-Nya; pada-Nya kuserahkan diriku s’lamanya, sungguh, sungguh, diriku s’lamanya.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Refleksi Kehidupan {Bagian 1}


Refleksi Kehidupan {Bagian 1}
Doa Bapa Kami

JANGAN katakan BAPA,
Jika kamu tidak berlaku sebagai ‘anak’ setiap hari.
JANGAN katakan KAMI,
Jika hidupmu penuh dengan ‘egois’.
JANGAN katakan YANG DI SURGA,
Jika yang kamu pikirkan adalah ‘perkara duniawi’ saja.
JANGAN katakan DI KUDUSKANLAH NAMAMU,
Jika kamu tidak ‘menghormati dan memuliakan’ Allah sebagaimana mestinya.
JANGAN katakan DATANGLAH KERAJAANMU,
Jika yang kau obsesikan hanyalah ‘keberhasilan duniawi’ saja.
JANGAN katakan JADILAH KEHENDAKMU,
Jika yang kamu lakukan hanyalah ‘yang kamu inginkan’.

TUHAN GEMBALAKU YANG BAIK


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-188:1 Jahowa Siparmahan Au
Jahowa Siparmahan au Ndang hurang manang aha. Ai nasa jea dipadao Do sian dorbiana. Tongon dibaen na lomak i Lao pangoluhon tondingki Dibaen asi rohaNa

PEMBACAAN FIRMAN
Yudas 1: 11-25 (Pagi) Job 16: 1-21 (Malam)

RENUNGAN HARIAN, Jumat 22 Desember 2017
Yohanes 10.16
Ada lagi pada-Ku domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini; domba-domba itu harus Kutuntun juga dan mereka akan mendengarkan suara-Ku dan mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala.

TUHAN GEMBALAKU YANG BAIK
Gembala yang baik akan selalu menjaga kawanan dombanya dari serangan musuh, bahkan ia rela kehilangan nyawanya agar dombanya selamat. Gembala yang baik akan menuntun dombanya, menunjukkan padang yang berumput hijau agar dombanya bisa makan dengan kenyang dan membawa dombanya ke air sungai yang jernih agar mereka tidak kehausan. Gembala yang baik juga akan menghibur dombanya, ia akan memainkan seruling dengan indahnya ketika dombanya makan dan beristirahat. Sebagai pemilik kandang, Gembala akan menuntun dombanya masuk ke dalam kandang, semua domba akan dikumpulkan menjadi satu supaya semuanya menjadi sekawan, menjadi satu dalam Kristus dan bersama-sama dengan sungguh-sungguh mengikut Tuhan Yesus, satu-satunya Gembala agar masuk dalam sorga.
Sebagai Gembala, sudah banyak yang Tuhan lakukan dalam hidup kita. Ia mengenal kita karena kita adalah ciptaan yang sangat berharga di mata-Nya. Ia memelihara hidup kita dan memberikan banyak teladan sesuai dengan FirmanNya. Sebagai Gembala, Tuhan adalah pemimpin yang sangat baik, maka kitapun harus bertindak benar dalam pimpinan-Nya. Jika Yesus adalah Gembalaku dan saya adalah domba-Nya sudahkah saya mendengar dan taat kepada tuntunan-Nya? Saatnyalah sekarang kita belajar peka, bersedia membuka telinga untuk mendengarkan suara-Nya dan melakukan perintahNya. Ketika saya mengasihi Yesus, sayapun siap dan bersedia serta dimampukan untuk melayani dan mengasihi serta menggembalakan domba-Nya. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-415:1 Gembala Baik, Bersuling Nan Merdu
Gembala baik, bersuling nan merdu, membimbing aku pada air tenang dan membaringkan aku berteduh di padang rumput hijau berkenan. O, Gembala itu Tuhanku, membuat aku tent’ram hening. Mengalir dalam sungai kasihku kuasa damai cerlang, bening.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

SAMBUTLAH YESUS DI HATIMU


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-39:1 Beha Ma Panjalongku
Beha ma panjalongku Di Ho O Tuhanki?
Beha ma panomungku Di Ho o Rajangki?
Sondangi ma rohangku na holom na bodo
Ai naeng patupaonku Las ni rohaM di Ho

PEMBACAAN FIRMAN
Why. 17.9-18.2 (Pagi) 1Sam. 6.1-11 (Malam)

RENUNGAN HARIAN, Kamis 21 Desember 2017
Lukas 2.25-26
Adalah di Yerusalem seorang bernama Simeon. Ia seorang yang benar dan saleh yang menantikan penghiburan bagi Israel. Roh Kudus ada di atasnya, dan kepadanya telah dinyatakan oleh Roh Kudus, bahwa ia tidak akan mati sebelum ia melihat Mesias, yaitu Dia yang diurapi Tuhan.

SAMBUTLAH YESUS DI HATIMU

Sungguh bahagia jika hidup benar dan saleh menjadi ciri dan karakter kita. Kehidupan orang percaya diharapkan hendaknya menjadi contoh di tengah-tengah bangsa dan negara terutama dalam keluarga. Kehidupan Simeon yang benar dan saleh menjadi teladan. Hidupnya bergaul dengan Tuhan dan dipimpin oleh Roh Kudus hingga masa tuanya. Spiritualitas Simeon juga ditandai dengan karya Roh Kudus yang nyata dalam dirinya (2:25b-27a). Tiga kali Roh Kudus muncul di ayat ini. Sebagaimana Yohanes Pembaptis sejak di dalam kandungan (1:15), Elizabet (1:41), dan Zakaria (1:67) dipenuhi oleh Roh Kudus, demikian pula Roh Kudus ada atas Simeon. Roh memberikan pewahyuan khusus kepadanya tentang Mesias (2:26). Ini berarti bahwa hidup benar dan salah adalah karya Roh Kudus.

Renungan hari ini memotivasi kita dalam tiga hal, yaitu: 1) Walaupun banyak cobaan dan kesukaran, hiduplah benar dan saleh, yaitu berpusat pada Firman Tuhan dan komit melakukan perintah-Nya. 2) Bersyukurlah dan sambutlah Tuhan Yesus dengan sungguh-sungguh dalam kerendahan hati dan sukacita bagaimanapun kondisi kita. 3) Bersandar pada pimpinan Roh Kudus dalam setiap kehidupan keluarga dan pribadi. Selamat menyambut Hari Natal. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-85:1 Kusongsong Bagaimana
Kusongsong bagaimana, ya Yesus, datang-Mu?
Engkau Terang buana, Kau Surya hidupku!
Kiranya Kau sendiri Penyuluh jalanku,
Supaya kuyakini tujuan janji-Mu.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

KELEBIHAN DAN KEMAMPUAN ADALAH MILIK TUHAN


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-40: 2 Las be ma rohamuna
Ndang dilului rohaNa dison sonangNa i
Di surgo habangsaNa harajaonNa i
Ai naeng buni dope di tano on sangapNa
Dung tulus pe sangkapNa patar ma i sude

PEMBACAAN FIRMAN
Why. 17.1-8 (Pagi) Mal. 3.16-24 (Malam)

RENUNGAN HARIAN, Rabu 20 Desember 2017
Daniel 2.28a
Tetapi di sorga ada Allah yang menyingkapkan rahasia-rahasia;

KELEBIHAN DAN KEMAMPUAN ADALAH MILIK TUHAN
Daniel mempunyai kemampuan dalam mengartikan mimpi Nebukadnezar. Akhirnya dia mendapatkan pujian dari sang raja. Pujian itu tidak membuat Daniel sombong, justru dia bersaksi bahwa itu adalah pemberian Tuhan.

Manusia ketika diberi kelebihan dan kemampuan yang baik oleh Tuhan apakah berupa harta, kepintaran/keahlian, kecantikan/ketampanan, dan lain sebagainya, mudah menjadi sombong dan lupa diri. Manusia lalu melupakan Tuhan, Sang Pemberi kelebihan dan kemampuan itu. Ketika kita mengalami kesulitan, kita minta bantuan dan pertolongan Tuhan. Lalu kita diberikan jalan untuk keluar dari kesulitan, kita mulai menyombongkan diri dan melupakan Tuhan. Banyak orang yang kaya, pintar, berkuasa, berkelakuan sepertinya dia bersyukur, memuji dan memuliakan Tuhan. Namun sebenarnya pernyataan syukurnya itu hanya sisa-sisanya saja. Manusia takut bahwa hartanya akan berkurang ketika digunakan untuk memberi persembahan kepada gereja atau untuk membantu sesama. Manusia takut kalau orang lain menjadi lebih pintar/ahli dari dirinya bilamana kepintaran/keahliannya ditularkan kepada orang lain.

Tuhan menghargai kerja keras seseorang sehingga bisa menjadi kaya, menjadi pintar atau berkuasa, tetapi bilamana seseorang itu sombong maka Tuhan dapat sewaktu-waktu mengambilnya. Tuhan tidak mengambilnya secara harfiah dari rekening bank atau mengambilnya dari lemari brankas penyimpanan harta, tetapi dalam bentuk lainnya, misalnya dengan sakit penyakit dan penderitaan lainnya yang membuat harta seseorang terkuras habis, sehingga menjadi miskin dan menderita gangguan mental. Bersikaplah seperti Daniel yang dengan kemampuannya tetap berserah diri kepada Tuhan, rendah hati, terus-terang, dan jujur. Daniel mendapat ganjaran berupa harta yang melimpah dan jabatan yang tinggi dari Nebukadnezar dan sang raja juga mengakui serta menyembah Tuhan Allah.

BERDOA

BERNYANYI – KJ-85:1- Kusongsong Bagaimana
Kusongsong bagaimana, ya Yesus, datang-Mu? Engkau Terang buana, Kau Surya hidupku! Kiranya Kau sendiri Penyuluh jalanku, supaya kuyakini tujuan janji-Mu.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

JANGAN TAKUT, ALLAH BESERTAMU!


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-140:1- Girgir Ma Hamu
Ndang jadi hamu mabiar ale. Sai pangke burju gogom sasude. Nang hehe sibolis mamolgak hamu. Sai tatap ma Jesus pargogo tutu.

PEMBACAAN FIRMAN
Wahyu 14:6-16 (Pagi) Habakuk 3:2-6 (Malam)

RENUNGAN HARIAN, Jumat 15 Desember 2017
Yesaya 54:4
“Janganlah takut, sebab engkau tidak akan mendapat malu, dan janganlah merasa malu, sebab engkau tidak akan tersipu-sipu. Sebab engkau akan melupakan malu keremajaanmu, dan tidak akan mengingat lagi aib kejandaanmu.

JANGAN TAKUT, ALLAH BESERTAMU!
Abraham Maslow (Psikolog); mengatakan bahwa ada 5 tingkatan kebutuhan manusia yang saling berkaitan. Jika salah satu dari kebutuhan tersebut tidak terpenuhi maka kehidupan akan terganggu, atau kebutuhan yang lainnya tidak akan terpenuhi., salah satunya adalah rasa aman. Setiap orang menginginkan tempat yang aman dan nyaman di tempat pekerjaan, tempat tinggal dan dalam setiap kehidupannya karena manusia dapat bekerja dengan optimal dengan terpenuhinya kebutuhan tersebut.

Dunia tidak akan menjamin tentang kehidupan yang aman dan nyaman, hanya Tuhan saja yang menjaminnya bagi orang yang percaya kepada-Nya. Hari ini kita diingatkan tentang perbuatan Tuhan yang tidak ada batasnya di dalam kehidupan orang percaya dengan pernyataan jangan takut. Pernyataan ini sering disampaikan oleh Tuhan kepada orang yang dipilih-Nya untuk menyatakan betapa besar kuasa-Nya. Tidak ada yang mustahil bagi Dia, seluruh kekuasaan Dialah yang menaungi, sehingga dengan bersama-Nya kita tidak perlu takut. Jangan takut karena Dia Allah Yang Mahakuasa, yang mampu memberikan sesuatu melebihi apa yang kita pikirkan. Apakah masih ada yang membuat saudara takut pada saat ini? Mari serahkan segala ketakutan kepada-Nya, dan percayakan Dia akan mengubah dari ketakutan itu menjadi kekuatan. Selamat menjalani hidup dengan totalitas penyerahan diri hanya kepada-Nya. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-346:4 TUHAN ALLAH BESERTA ENGKAU
Tuhan Allah beserta engkau! Panji kasih peganganmu,
Maut pun kalah di depanmu, Tuhan Allah beserta engkau.
Sampai bertemu, bertemu, sampai lagi kita bertemu;
Sampai bertemu, bertemu, Tuhan Allah beserta engkau!

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin