Arsip Penulis: Parjuangan Radyarto Siregar

avatar Tidak diketahui

Tentang Parjuangan Radyarto Siregar

GSM

PANGGILAN UNTUK MEMBERITAKAN KEBANGKITAN YESUS


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-515:1, Ringgas Ma Tapaboa
Ringgas ma tapaboa naung monang Kristus i,
Radedo hasesaan ni angka dosa i. Di goar ni Tuhanta i do hamonangan i,
Ringgas ma tapaboa naung monang Kristus i.

PEMBACAAN FIRMAN
Hak. 15 : 9-20 (Pagi)
Mat. 17 : 14-21 (Malam)

RENUNGAN
2 Timotius 2 : 8 – Ingatlah ini: Yesus Kristus, yang telah bangkit dari antara orang mati, yang telah dilahirkan sebagai keturunan Daud, itulah yang kuberitakan dalam Injilku.

PANGGILAN UNTUK MEMBERITAKAN KEBANGKITAN YESUS
Apa yang memotivasi pembaca sekalian untuk tetap memiliki semangat hidup menjalankan aktifitas sehari-hari? Gaji yang tinggikah? Jabatan yang baikkah? Keluargakah, sahabatkah? Atau..? Apapun jabatan kita, itu sah-sah saja. Dan semua yang kita dapat tidak terlepas dari iman dan kepercayaan kita akan Yesus Kristus yang telah bangkit dari antara orang mati. Baca lebih lanjut

TUHAN HADIR DI TENGAH-TENGAHMU, PUJILAH DIA!


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-10:4, Hupuji hupasangap Ho
Tongtong pasangaphonku Ho saleleng au mangolu;
Paratarataonku do barita ni goarMu.
Pamatang dohot tondingki ingkon mamuji sangapMi. Pinuji ma goarMu.

PEMBACAAN FIRMAN
Ibr. 12 : 7-13 (Pagi)
Yos. 8 : 1-23 (Malam)

RENUNGAN
Zakaria 2 : 11 – Dan banyak bangsa akan menggabungkan diri kepada TUHAN pada waktu itu dan akan menjadi umat-Ku dan Aku akan diam di tengah-tengahmu.” Maka engkau akan mengetahui, bahwa TUHAN semesta alam yang mengutus aku kepadamu.

TUHAN HADIR DI TENGAH-TENGAHMU, PUJILAH DIA!
Nabi Zakaria menguatkan dan meneguhkan hati sisa bangsa Israel yang baru pulang dari pembuangan Babel bahwa Tuhan Allah akan kembali ke Yesusalem dengan kasih sayang dan membangun tembok-tembok Yerusalem (1:16). Dengan tangan Zerubabel, maka Tuhan Allah akan mendirikan Bait-Nya dan Allah akan mengumpulkan dan membawa pulang umat-Nya yang berserak, Tuhan sendiri akan diam di tengah-tengah mereka. Baca lebih lanjut

ALLAH DI AWAL DAN DI AKHIR PERJALANAN KITA


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-6:2, Puji Jahowa na Sangap
Puji Jahowa Sigomgom sude parluhutan.
Na manogihon ho songon niiring ni tangan.
Dohot hosam songon hombar tu roham sai diramoti Ibana.

PEMBACAAN FIRMAN
Yos. 6 : 1-21 (Pagi)
Ibr. 11 : 29-31 (Malam)

RENUNGAN
Wahyu 1 : 8 – “Aku adalah Alfa dan Omega, firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa”.

ALLAH DI AWAL DAN DI AKHIR PERJALANAN KITA
Saudara, banyak orang berprasangka buruk pada Kitab Wahyu ini. Katanya, isinya ngeri, seram, menceritakan tentang akhir zaman, dan penghukuman bagi orang jahat. Apakah saudara salah satu di antara orang banyak ini? Sekarang, mari kita tinggalkan prasangka buruk itu. Baca lebih lanjut

KESUNGGUHAN PERATAP BERDOA


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-190 : 3, Las Rohangku Situtu
Las rohangku situtu, ai parjambar au tutu.
Di na denggan sasudena, pinarbaga ni Debata.
Di sude na burju i mangihuthon Jesus i.

PEMBACAAN FIRMAN
Mat. 15 : 21-31 (Pagi)
Yes. 33 : 1-9 (Malam)

RENUNGAN
Ratapan 3 : 41 – Marilah kita mengangkat hati dan tangan kita kepada Allah di sorga!

KESUNGGUHAN PERATAP BERDOA
Kitab Ratapan ini pada umumnya menceri-takan penderitaan yang dialami bangsa Israel kepada Tuhan Allah. Digambarkan bahwa dunia ini penuh dengan penderitaan, kesusahan, bencana, ketidakadilan, kejaha-tan dan sebagainya yang berbeda dengan keadaan yang ada di surga. Ada lima komponen yang ada dalam kitab ini, yaitu: seruan memanggil nama Tuhan, keluhan, permohonan, penegasan percaya, dan nazar pujian. Baca lebih lanjut

PERTAHANKAN IMANMU


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-26:1, Ale dongan na saroha
Dame nimMu ale Jesus, lehononMu di bangsoM.
TondiMi do na patulus HataMi tu naposoM.
Dangol hami jala pogos, ndang tau baen parhaladoM;
Tondi Parbadia tongos margogoihon hami on.

PEMBACAAN FIRMAN
Yes. 32 : 1-8 (Pagi)
Rom. 2 : 12-16 (Malam)

RENUNGAN
Yudas 1 : 2 – Rahmat, damai sejahtera dan kasih kiranya melimpahi kamu.

PERTAHANKAN IMANMU
Bapa Gereja percaya bahwa penulis surat ini adalah Yudas yang adalah saudara (tiri) Yesus, anak Yusuf dan Maria (Mrk. 6:3). Dan ia menyatakan dirinya adalah ‘saudara Yakobus’, karena Yakobus (penulis surat Yakobus) juga adalah saudara Tuhan Yesus (Gal. 1 : 19). Jadi jelas ia tidak sama dengan Yudas Iskariot yang termasuk dalam 12 murid yang mengkhianati Yesus.
Baca lebih lanjut

Tips menjadi pengunjung pasien yang efektif


Berikut ini beberapa tips menjadi pengunjung pasien yang efektif:

  1. Didasari oleh kasih
  2. Mengetahui informasi lengkap dimana lokasi pasien dirawatMenentukan waktu berkunjung yang tepat yaitu sore atau pagi menjelang siang.
  3. Berangkat sendiri atau rombongan. Ini juga penting, datang rombongan tentu lebih efektif dan ringan. Jika sendiri-sendiri dengan waktu yang berbeda-beda dengan datang satu persatu maka itu melelahkan pasien dan penunggu untuk melayaninya.
  4. Mempersiapkan oleh-oleh, ini tidak prinsip tapi lebih utama. Meskipun orang sakit biasanya tidak mau makan banyak dan sudah disediakan oleh menu rumah sakit. Sehingga utamakan buah-buah yang bergizi tinggi dan tahan lama seperti buah apel, pir, anggur. Atau makanan jadi seperti nasi, lauk dan airnya karena itu sangat diperlukan oleh penunggu pasien agar tetap fit. Atau membawa uang untuk membantu meringankan pembiayaan selama di rumah sakit.
  5. Mencari informasi secukupnya tentang kondisi pasien, jenis sakitnya, sebab-sebabnya dan lain-lain kepada teman atau keluarga yang sudah menjenguknya. Agar saat menjenguk tidak mengulang-ulang pertanyaan atau seperti investigasi sebuah kasus.
  6. Kemudian konfirmasi terlebih dahulu sebelum masuk kamar pasien, agar pasien bersiap diri dan tidak panik karena terkadang belum pakai pakaian, jilbab atau yang lain
  7. Saat sudah di kamar pasien. Jika pasien terlihat lemah maka banyak komunikasi dengan penjaganya. Karena dialah yang selama ini mengetahui informasi dari dokter dan pasien tentunya.
  8. Menghargai pasien lain. Biasanya pasien tidak sendirian di kamar rumah sakit, apalagi kalau kelas ekonomi. Maka harus tetap menyapa pasien lain meskipun tidak kenal. Selanjutnya tidak ribut dengan komunikasi suara yang keras, tertawa terbahak-bahak atau ribut berdebat.
  9. Memberi semangat dan harapan positif.
  10. Durasi waktu tidak terlalu lama sampai berjam-jam dan tidak juga beberapa menit karena hanya setor muka. Sekira sudah cukup menghibur dan giliran yang lain maka segera menyudahi waktu jenguk
  11. Mendoakan pasien yang dijenguk

PERJUANGKANLAH, TEBUSLAH DAN HIDUPKANLAH AKU


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-708:1 Jesus Ho do Sipalua au
Jesus Ho do Sipalua i Jesus Tuhanki pangurupi i holan Ho do haporusanki. Jesus Tuhanki partahananki holan Ho do Sipalua i. Tung torop musu manosak au jala ndang adong na mangurupi au. O ale Jesus sai tangihon au holan Ho do Sipalua au. Jesus Tuhanki pangurupi i holan Ho do haporusanki. Jesus Tuhanki partahananki holan Ho do Sipalua i.

PEMBACAAN FIRMAN
Rom. 2 : 1-11 (Pagi)
Yes. 30 : 27-33 (Malam)

RENUNGAN
Mazmur 119 : 154 – Perjuangkanlah perkaraku dan tebuslah aku, hidupkanlah aku sesuai dengan janji-Mu.

PERJUANGKANLAH, TEBUSLAH DAN HIDUPKANLAH AKU
Kitab Mazmur merupakan kitab terpanjang terdiri dari 150 pasal dan pasal 119 ini yang terbanyak ayatnya sampai 176 ayat. Keseluruhan isi Mazmur ini dapat kita katakan: Taurat Tuhan menjadi pusat perhatian utama penulis. Seluruhnya agar dipelihara, diajarkan, dicintai, dirindukan, diingat, dipikirkan, direnungkan dan menjadi puji-pujian sebagai anugerah Tuhan yang paling bernilai dan berharga untuk dihidupi. Oleh karena itu, pasal 119 ini diawali dengan kata: “Berbahagialah orang-orang…., yang hidup menurut Taurat Tuhan”. Baca lebih lanjut