Muliakanlah Tuhan


01. Nyanyian BE No. 358 : 1 HAMU SALUHUT HARAJAON
Hamu saluhut harajaon, marolopolop ma hamu! Endehon ma hamuliaon ni goar ni Debatamu! Tu Debata ma dok hamuna na songkal do pambaenanMi; Ai musuM i pe saluhutna marsomba do di joloM i.

02. Pembacaan Firman
▪ Pagi : 1 Samuel 2 : 1 – 21
▪ Malam : Kisah Rasul 9 : 10 – 19a

03. Renungan : Mazmur 29 : 2
Berilah kepada Tuhan kemuliaan namaNya, sujudlah kepada Tuhan dengan berhiaskan kekudusan!

Titik fokus yang menjadi penyembahan umat manusia adalah Tuhan semata. Tuhanlah yang layak untuk disembah dan dimuliakan di dalam hidup kita. Mengapa? Karena sifat dan perbuatan-perbuatanNya yang kuat dan dahsyat, sehingga Ia layak untuk dimuliakan. Begitu juga karakterNya yang suci, baik dan indah; sehingga Ia sangat mulia. Kekudusan ada bersama dengan Tuhan, Tuhan sangat layak untuk dimuliakan oleh seluruh umat manusia. Inilah pesan yang disampaikan Pemazmur di dalam nats kita hari ini. Hal ini sangat ditekankan oleh Raja Daud, di dalam ayat 1 dan 2 dikatakan: “Kepada Tuhan, hai penghuni sorgawi, kepada Tuhan sajalah kemuliaan dan kekuatan. Berilah kepada Tuhan kemuliaan namaNya, sujudlah kepada Tuhan dengan berhiaskan kekudusan! Inilah yang dilakukan oleh Raja Daud, sebagai seorang hamba Tuhan. Kepada Tuhan yang mulia dan kuat, Raja Daud mengalamatkan penyembahannya kepada Tuhan saja, tidak kepada kuasa dunia dan berhala-berhala. Di dalam pasal 29 ini dijelaskan bahwa kemuliaan dan kekuatan Tuhan digambarkan dengan ketujuh suara Tuhan yang mengguntur di atas segala ciptaanNya (ayat 3-9). Kemudian menegaskan betapa sempurnanya kemuliaan dan kekuatan Tuhan itu. Atas dasar yang kuat, Raja Daud menyembah Tuhan di dalam kekudusan. Raja Daud menyadari bahwa Allah yang dia sembah adalah bukan Allah yang sembarangan, karena itu, ia tidak ingin menghampiriNya dengan sembarangan, melainkan hanya dengan kekudusan. Nats ini mewakili dari nats lainnya di dalam seluruh isi Alkitab yang menjelaskan tentang kemuliaan dan kekuatan Tuhan. Melalui nats ini disuarakan kepada kita: biarlah kita juga ikut serta dalam memuliakan nama Tuhan, melalui hidup yang kudus. Karena Dia yang memberimu kehidupan dan keselamatan. AMIN.

04. Berdoa.

05. Bernyanyi KJ. No. 60: 1 HAI MAKHLUK ALAM SEMESTA
Hai mahkluk alam semesta, Tuhan Allahmu pujilah: Haleluya, Haleluya! Surya perkasa dan terang, candra, kartika cemerlang, puji Allah tiap kala: Haleluya, Haleluya, Haleluya!

06. Doa Bapa kami – Amin.

___Tuhan Memberkati, Syalom___

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s