MENJADI GEMBALA TELADAN


01. Nyanyian KJ No. 457:5. “Ya Tuhan Tiap Jam”

Ya Tuhan, tiap jam kupuji namaMu; Tuhanku yang kudus, kekal ‘ku milikMu! Setiap jam, ya Tuhan, Dikau kuperlukan; ‘ku datang, Jurus’lamat, berkatilah!

02. Pembacaan Firman

  • Pagi           : Keluaran 3:1-12.
  • Malam       : Kisah Para Rasul 7:1-16.

03. Renungan : 1 Petrus 5:3.

MENJADI GEMBALA TELADAN Janganlah kamu berbuat seolah-olah kamu mau memerintah  atas mereka yang dipercayakan kepadamu, tetapi hendaklah kamu menjadi teladan  bagi kawanan domba itu.”

Kemajuan suatu keluarga dan gereja terletak pada kualitas penggembalaan. Sementara itu sebagai  pemimpin organisasi atau keluarga (khususnya pendeta, sintua, dan orang tua) sering menghadapi berbagai kesulitan menjalankan fungsi penggembalaan. Namun, justru dalam kondisi itulah, Rasul Petrus mengingatkan  agar setiap pemimpin janganlah berbuat seolah-olah mau memerintah kepada yang  dipercayakan (jemaat, bawahan, anak), tetapi menjadi teladan bagi mereka. Sebab, dalam abad awal Kekristenan telah terjadi krisis keteladanan penggembalaan. Petrus menasehati para pemimpin jemaat agar jangan seperti orang dunia, tetapi meneladani Tuhan Yesus sebagai Gembala Agung.

Sebagaimana pada masa jemaat mula-mula, Firman Tuhan hari ini mengajak dan mengoreksi setiap pemimpin agar jangan memimpin dengan cara dunia seperti otoriter, mamaksakan kehendak, menganggap bawahan seperti miliknya, dan sebagaimana. Sebagai pemimpin harus sadar bahwa tugas kita adalah melayani, menasehati dan menuntun. Bawahan atau anak bukan milik kita tetapi milik Tuhan. Tanggungjawab utama pemimpin adalah keteladanan. Jadilah gembala yang mempercayakan hidup hanya pada Kristus, bertumbuh dan berbuah dalam kehidupan hari lepas hari, tekun dalam doa dan karya, tahan menderita, rajin menasehati, sabar dalam kesulitan, memiliki integritas yang kuat, suka menolong yang lemah dan miskin. Dalam kondisi krisis seperti masa Covid 19, keteladan tersebut sangat dibutuhkan. Kiranya belas kasihan Tuhan Yesus menjadikan kita menjadi gembala (batak: parmahan) teladan. Amin. (St.Partogian Sormin). 

04. Berdoa

05. Bernyanyi BE. No. 211:1. Tuhan Jesus Siparmahan

Tuhan Jesus Siparmahan, au birubiruNa do. Jesus gok di Ho rohangku, sai ihuthononhu Ho. Sai ihuthononhu Ho, sai ihuthononhu Ho. Jesus gok di Ho rohangku, sai ihuthononhu Ho

06. Doa Bapa kami – Amin.   

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s