HIDUP TENANG BERSAMA TUHAN


01. Nyanyian KJ. No. 10:1. “Pujilah Tuhan Sang Raja”
Pujilah Tuhan Sang Raja yang Maha Mulia
Segenap hati dan jiwaku pujilah Dia! Datang berkaum,
B’rilah musikmu bergaung, angkatlah puji-pujian.

02. Pembacaan Firman
 Pagi : Yehezkiel 34:1-16.
 Malam : Lukas 15:1-7.

03. Renungan: Mazmur 23:4.
Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gadaMu dan tongkatMu, itulah yang menghibur aku.

Daud mengikuti pimpinan Tuhan, tetapi dia malah menemukan dirinya berada di tengah-tengah sesuatu yang buruk seperti lembah kekelaman. Terkadang, kita dapat menemukan diri kita berjalan di lembah kekelaman oleh karena kita mengikuti pimpinan Tuhan seperti Daud. Daud mengatakan bahwa sekalipun dia berjalan di dalam lebah kekelaman, dia tidak takut, selama dia berjalan masuk ke dalamnya oleh karena pimpinan Tuhan. Dia tau dia akan baik-baik saja, karena dia percaya bahwa tangan Tuhanlah yang akan menyertai dia di tengah-tengah lembah kekelaman itu. Dengan kata lain, Daud ingin mengatakan: “Lebih baik berjalan di dalam lembah kekelaman bersama dengan Tuhan, daripada berjalan di padang rumput yang subur tanpa Tuhan.” Inilah arti dari mengikut Tuhan. Mengikut Tuhan kemana saja Dia membawa kita, bahkan ke tempat-tempat sulit sekalipun.

FirmanNya mengatakan, “Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan (Yer 29:11).” Muliakanlah Tuhan dengan ucapan syukur baik di tengah keadaan tenang maupun di tengah keadaan sulit seperti saat ini. Jangan sampai kita lebih memilih untuk keluar dari pimpinan Tuhan, tetapi setialah mengikut Tuhan! Dia adalah Tuhan yang baik, yang tidak pernah memimpin kita berjalan melalui lembah kekelaman untuk menghancurkan kita, melainkan untuk menguatkan kita. Amin.  (Pdt Rohara)

04. Berdoa.

05. Bernyanyi BE. No. 14:1. Puji hamu Jahowa tutu
Puji hamu Jahowa tutu, pardengganbasa, parasiroha salelengna i
Pardengganbasa I, parasiroha i.

06. Doa Bapa kami – Amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s