HIDUP DALAM TUHAN


Saat Teduh……………

01. Nyanyian KJ. No. 19:1. “Tuhanku Yesus”
Tuhanku Yesus Raja alam raya, Allah dan manusia
Kau kukasihi, Kau junjunganku, Bahagia aku yang baka

02. Pembacaan Firman
 Pagi : Mazmur 143:3-12
 Malam : Matius 22:22-33

03. Renungan: Efesus 2:10.
Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.

Ketika diusir dari taman Eden dan harus tinggal menetap di dunia, manusia semakin bergelimang dengan dosa. Tuhan marah dan sering menghukum manusia. Manusiapun bertobat, tapi beberapa saat kemudian berbuat dosa lagi. Tuhanpun menetapkan hukum Tuhan beserta sanksinya bila manusia melanggarnya. Tapi manusia tetap gagal menaati hukum Tuhan tersebut, manusia tetap berbuat dosa. Kemudian Tuhan turun ke dunia dan berinkarnasi menjadi manusia, yang kita kenal dengan Yesus Kristus. Maksud Tuhan turun ke dunia agar manusia dapat melihat langsung Tuhan ada di sekitarnya dan bisa lebih mudah mencontoh segala kebaikan Tuhan dalam rupa manusia. Tuhan telah menebus dosa kita dan menjanjikan kehidupan kekal. Tapi mengapa manusia sulit meninggalkan dosa? Jawabannya adalah iblis selalu menghalang-halangi manusia untuk berbuat baik. Iblis bahkan terus menggoda manusia untuk berbuat dosa. Agar dapat berbuat kebaikan dan terhindar dari dosa, manusia juga harus aktif dan tidak hanya menunggu belas kasihan dan pertolongan Tuhan. Manusia harus berusaha mendekatkan diri kepada Tuhan, bahkan tidak bisa hanya dekat-dekat saja, tapi manusia harus hidup didalam Tuhan. Kenapa? Karena iblis akan terus melihat kelemahan dan kelengahan manusia, dan mempengaruhi manusia untuk berbuat dosa. Hidup di dalam Tuhan, seperti kita hidup dalam rumah kita. Ada rasa tidak nyaman bila kita di luar rumah apalagi kalau jauh atau sedang di luar kota. Bahkan bilamana ada tempat di luar rumah yang memberikan kenyamanan seperti di hotel, kita tetap mendambakan rumah kita. Kita harus pergi meninggalkan rumah orang tua kita, pergi ke kota lain untuk bekerja dan membangun keluarga serta rumah kita yang baru. Oleh karena itu hanya Tuhanlah yang bisa kita andalkan dimanapun kita berada. Amin.

04. Berdoa.

05. Bernyanyi BE. No. 165:1. O Jesus na pangolu au
Na basa do rohaM di au, o Jesus, Tuhanki,
Di ihuthon Ho au tu na dao, mambuat rohangki.

06. Doa Bapa kami – Amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s