BELAJAR MENGAMPUNI


Saat Teduh……………

01. Nyanyian KJ. No. 289:1. “Tuhan Pencipta semesta”
Tuhan Pencipta semesta, Kaulah yang Maha Mulia
Sungguh besar karunia, yang Kau beri

02. Pembacaan Firman
 Pagi : Yesaya 58:1-12.
 Malam : Matius 18:1-7.

03. Renungan: Mazmur 32:1
Berbahagialah orang yang diampuni pelanggarannya, yang dosanya ditutupi!

Mengampuni merupakan obat mujarab untuk memulihkan suatu hubungan. Formula tersebut merupakan formula yang sederhana. Dapat diaplikasikan sampai berkali-kali tanpa menyebabkan efek samping yang tidak diharapkan. Bahkan semakin digunakan sepertinya justru malah membuat kita semakin disegarkan. Sebaliknya malah semakin besar karena tidak ada pengampunan. Bagaikan kanker yang ganas yang menggerogoti jiwa kita; kepahitan dan kepicikan. Mengampuni merupakan proses yang sederhana, dan selalu bermula dari hati. Mengampuni tanpa hati adalah kemunafikan; tidak ada khasiat yang menyegarkan. Sebelum kita mengampuni kesalahan orang lain, Allah sudah lebih dahulu mengampuni kesalahan kita. Diampuni merupakan awal dari proses mengampuni. Tanpa adanya kesadaran bahwa dirinya telah diampuni, niscaya kita tidak dapat mengampuni. Tetapi yang sering menjadi masalah adalah apakah kita mempunyai keberanian untuk memberikan ampun atau memohon ampun? Lebih baik melihat dahulu balok di mata dibandingkan selumbar di mata saudara kita. Artinya, setiap orang tidak luput dari kesalahan bahkan mungkin dosa kita lebih besar daripada orang lain. Jadi tidak ada alasan untuk menghakimi orang lain. Pengampunan memperbesar kapasitas rohani kita untuk mengenal sejati Nya Allah yang penuh dengan kasih setia dan rahmat yang bekerja di dalam segala aspek kehidupan kita, sehingga kita terbilang orang yang berbahagia. “Berbahagialah orang yang diampuni pelanggarannya, yang kesalahannya tidak diperhitungkan Tuhan, amin.

04. Berdoa.

05. Bernyanyi BE. No. 424:1. Soara ni Tondi
Soara ni Tondi ni Tuhanta i jotjot dilaosi, ditulak ho i.
Sai tanda jeamu, pauba roham, dapothon Tuhanmu, sisesa dosam.

06. Doa Bapa kami – Amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s