HIDUP DALAM TUHAN


Saat Teduh……………

01. Nyanyian KJ. No. 293:1. “Puji Yesus”
Puji Yesus! Pujilah Juru Selamat! Langit, bumi, maklumkan kasihNya
Haleluya, nyanyilah para malaikat. Kuasa hormat b’rilah kepadaNya
Selamanya Yesus Gembala kita, siang-malam kita didukungNya
Puji Dia b’ritakanlah keagunganNya! Puji Dia, mari bernyanyilah!

02. Pembacaan Firman
Pagi : Galatia 5:6-10.
Malam : Filipi 2:15-17.

03. Renungan: Yohanes 10:10b.
Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

Bagi sebagian orang, istilah “hidup yang berkelimpahan” sudah langsung mendaratkan makna tertentu yang duniawi. Berkelimpahan dipahami secara material. Hidup berkelimpahan di Yohanes 10:10 tidak boleh dimengerti secara material. Yesus Kristus tidak sedang membicarakan tentang hal-hal yang duniawi, tetapi hidup berkelimpahan secara spiritual. Hidup ini memang sudah bisa dinikmati selama kita di dunia, tetapi hidup ini bukan bersifat duniawi. Ayat ini menampilkan sebuah kontras: apa yang dilakukan pencuri (ayat 10a) apa yang diberikan oleh Yesus Kristus (ayat 10b). Para pencuri datang hanya untuk mencuri dan membinasakan, sedangkan Yesus membawa kehidupan yang berkelimpahan. Orang-orang Farisi termasuk dalam kategori pencuri. Mereka dipandang sebagai rohaniwan dan penuntun jalan kepada kehidupan, tetapi sikap mereka jauh dari firman Tuhan.

Yesus menjelaskan kehidupan itu sebagai berikut: “Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku, dan Aku memberikan hidup yang kekal (zōēn aiōnion) dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku”. Apakah kesuksesan material dalam hidup kita bersifat kekal? Tentu saja tidak! Bukan hanya kehidupan tersebut yang tidak dapat binasa. Penerima kehidupan itu juga tidak akan binasa, Amin.

04. Berdoa

05. Bernyanyi BE. No. 464:1. Huboan ma diringku
Huboan ma diringku Tuhan hibul tu Ho. Ai au do tinobusMu umbaen tarbaen au ro.
Pagalak ma rohangku, di son managam, au TondiMi ma suru, na boi manggomgom au.

06. Doa Bapa kami – Amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s