MEMAHAMI KASIH TUHAN


Saat Teduh……………

01. Nyanyian KJ. No. 29:1. “Di muka Tuhan Yesus”
Di muka Tuhan Yesus, betapa hina diriku
Kubawa dosa-dosaku, di muka Tuhan Yesus.

02. Pembacaan Firman
Pagi : Yesaya 64:5-10.
Malam : Galatia 2:11-16.

03. Renungan: Yeremia 31:10.
Dengarlah firman Tuhan hai bangsa-bangsa, beritahukanlah itu di tanah-tanah pesisir yang jauh, katakanlah: Dia yang telah menyerahkan Israel akan mengumpulkannya kembali, dan menjaganya seperti gembala terhadap kawanan dombanya!

Demi kasih yang tulus bagi anaknya, seorang Ibu memutuskan tidak bekerja mencari uang tambahan. la hanya mengandalkan gaji suaminya, supaya ia bisa menyediakan waktu yang cukup bagi anak-anaknya yang masih kecil dan membutuhkan kehadirannya dalam hidup mereka. Nabi Yeremia mengungkapkan kasih sayang Tuhan kepada Israel sebagai umat pilihannya yang telah dipulihkan dari hukuman. Mereka bersalah dan layak mendapatkan hukuman Tuhan. Tetapi Tuhan justru mengasihi Israel bagaikan gembala yang menjaga kawanan domba. Allah akan mendekap umatNya dengan penuh cinta kasih. Memelihara dan memimpin umatNya menikmati kasih Allah setiap hari. Awal Desember nanti, kita akan memasuki masa Advent, adalah masa ketika umat diminta merenungkan betapa besar kasih yang Tuhan berikan kepada manusia sehingga Ia tidak segan mengutus Anak-Nya yang tunggal untuk menyapa manusia dengan tulus dan mempertaruhkan nyawa-Nya bagi kita. Sebagai umat Tuhan, kita patut merayakan pembebasan ini dan memberitakannya kepada semua orang. Kita dapat bersaksi melalui hidup dan perkataan kita, agar mereka dapat melihat karya Allah dalam hidup kita dan akhirnya mau menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru selamat mereka. Sebagai orang Kristen, kita menyadari bahwa hidup kita ditopang oleh kasih karunia Tuhan. Kita diselamatkan oleh kasih karunia Tuhan dan hidup kitan setiap saat dipenuhi oleh kasih karunia Tuhan. AMIN.

04. Berdoa

05. Bernyanyi BE. No. 190:1. Las rohangku situtu
Las rohangku situtu mida Jesus na lulu. Manjalahi hajolmaon,
Ai Ibana paluahon, joma manusia i sian hamagoan i

06. Doa Bapa kami – Amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s