JANGAN TERSESAT!


Saat Teduh……………

01. Nyanyian KJ. No. 17:1. “Tuhan Allah hadir”
Tuhan Allah hadir pada saat ini hai sembah sujud di sini
Diam dengan hormat tubuh serta jiwa, tunduklah menghadap Dia
Marilah umatNya hatimu serahkan dalam kerendahan.

02. Pembacaan Firman
Pagi : Lukas 22:31-34.
Malam : 1 Tesalonika 2:13-16.

03. Renungan: Ayub 12:16.
Pada Dialah kuasa dan kemenangan. Dialah yang menguasai baik orang yang tersesat maupun orang yang menyesatkan

Ada hal menarik untuk diperhatikan, jumlah masyarakat yang berpendidikan semakin banyak, tapi pelanggaran hukum makin merajalela dan masyarakat tetap sengsara. Upaya untuk mengurangi sengsara rakyat, malahan mendapat tanggapan negatif dari orang-orang pintar. Semakin banyak orang pintar, tetapi makin sedikit orang berhikmat. Seringkali kepintaran digunakan untuk mengeruk keuntungan pribadi, dan memutarbalikkan kebenaran. Banyak orang tersesat dan lari dari kebenaran oleh karena ulah orang-orang pintar di dunia ini. Banyak orang pintar menjadi penyesat tidak menyadari bahwa Tuhan melihat, mengawasinya.

Penyesatan di dalam gereja merupakan suatu dosa yang sangat dibenci Tuhan. Tetapi tidak banyak yang menyadari hal ini. Ketika doktrin dianggap tidak penting, ketika diskusi mengenai ajaran theologi dihindari, dan ketika perdebatan antara doktrin yang benar dengan yang tidak benar dianggap sebagai kegiatan memecah-belah gereja, maka perbedaan antara ajaran yang benar dengan ajaran palsu menjadi tidak jelas. Ketika semua dianggap benar, maka akhirnya yang sesat dan merusak dianggap sama dengan kebenaran. Jangan biarkan diri kita disesatkan orang lain. Carilah kebenaran dan doa supaya Tuhan menuntun kita ke dalam kebenaran. Minta belas kasihan Tuhan supaya tidak dikuasai oleh penipu-penipu dan penyesat-penyesat yang sangat pandai menarik berdusta. Tuhan pasti akan menghukum mereka yang menyesatkan anak-anak kesayangan-Nya. Amin.

04. Berdoa.

05. Bernyanyi BE. No. 122:1. Ida hinadenggan ni
Ida hinadenggan ni, angka na saroha i
Parpambaenan na burju, nang hatana pe tutu

06. Doa Bapa kami – Amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s