MENCARI KESELAMATAN


Saat Teduh…………

01. Nyanyian KJ. 247:1. “Sungguh Kerajaan Allah di bumi tak kalah”
Sungguh kerajaan Allah di bumi tak kalah
Yesus yang bangkit dilantik menjadi Kepala
Ia menang g’lapmu menjadi terang. Lihatlah fajar menyala.

02. Pembacaan Firman
Pagi : 1 Korintus 10:14-22.
Malam : 1 Tesalonika 2:1-12.

03. Renungan: Roma 7:24.
Aku, manusia celaka! Siapakah yang dapat melepaskan aku dari tubuh maut ini?

Pada zaman Romawi kuno, pemerintahan Romawi melakukan hukuman yang amat berat dan sadis kepada masyarakat dianggap menentang kebijakan pemerintah. Misalnya, penyiksaan, pembuangan, melemparkannya ke binatang buas, penjara, dan penyaliban. Orang yang melakukan pelanggaran berat akan mendapatkan hukuman yang tidak manusiawi dan sangat mengerikan. Barangsiapa berusaha untuk menolong korban akan mendapatkan sanksi hukuman mati. Karena itu tak seorang pun berani menentang ketetapan kaisar. Dalam hal ini, sesungguhnya Paulus sedang memberikan gambaran tentang pergumulan hidup orang percaya melawan dosa. Kita rindu untuk menjaga kemurnian dan kekudusan hidup, tapi ‘tubuh maut; itu masih terasa terikat pada kita. Walaupun kita telah menjadi ciptaan baru di dalam Kristus, kecenderungan untuk berbuat dosa selalu ada. “Sebab bukan apa yang aku kehendaki, yaitu yang baik, yang aku perbuat, melainkan apa yang tidak aku kehendaki, yaitu yang jahat, yang aku perbuat.” (Roma 7:19). Hal inilah yang membuat rasul Paulus menjerit: “Aku, manusia celaka! Siapakah yang akan melepaskan aku dari tubuh maut ini?” Melalui pengorbanan Kristus di kayu salib kita beroleh pengampunan dosa dan kita dibebaskan dari penghukuman kekal. “Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus…” (Roma 8:1). Oleh kuasa Roh Kudus kita beroleh kekuatan untuk bertahan dari segala pergumulan hidup. Kita mempunyai pengharapan teguh untuk dibebaskan dari ‘tubuh maut’ (kedagingan) ini, karena Kristus telah mematahkan kuasa dosa dan maut.

04. Berdoa

05. Bernyanyi BE. No. 227:1. Jesus ngolu ni tondingku
Jesus ngolu ni tondingku, Ho do haporusanki
Gok di Ho nama diringku, ro di nasa langkaki.

06. Doa Bapa kami – Amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s