HIDUP DALAM ROH


Saat Teduh……………

01. Nyanyian KJ. No. 14:1. “Muliakan Tuhan Allah”
Muliakanlah Tuhan Allah, muliakan Tuhan Allah,
Muliakan pimpinanNya dalam kasih sayangNya

02. Pembacaan Firman
Pagi : Yohanes 1:5-10.
Malam : Mazmur 104:19-35.

03. Renungan: Efesus 4:30.
Dan janganlah kamu mendukakan Roh Kudus Allah, yang telah memateraikan kamu menjelang hari penyelamatan

Kata menghujat dalam bahasa Yunani adalah “blasphemia”, kata ini bisa berarti menyerang nama baik, reputasi seseorang atau tidak menghargai atau meremehkan sesuatu. Dalam pengertian yang sempit kata mendukakan atau menghujat Roh Kudus artinya mengucapkan kata-kata yang merendahkan atau melecehkan Tuhan atau Roh Kudus. Mendukakan Roh Kudus tidak hanya menunjuk kepada suatu perbuatan salah atau dosa tetapi ia juga tidak peduli lagi teguran Tuhan dan tidak memiliki niat untuk bertobat. Tuhan dalam kesabaran-Nya selalu menuntun umat-Nya, walau umat-Nya sering mengecewakan-Nya. Roh Kudus selalu berbicara kepada seseorang kalau orang tersebut berbuat suatu kekeliruan atau dosa.

Tahap pertama seseorang sebelum menghujat Roh Kudus adalah mendukakan Roh Kudus (Ef. 4:30). Kapan hal ini terjadi? Kalau seorang anak Tuhan hidup dalam dosa dan tidak mau mendengar suara teguran Tuhan. Dosa yang dilakukan anak manusia akan pasti mendukakan hati Allah (Kej. 6:6). Dalam hal ini orang percaya dipanggil untuk menyenangkan hati-Nya dengan melakukan kehendak Bapa. Tahap kedua yaitu memadamkan Roh Kudus (1Tes. 5:19). Dalam tingkatan ini Roh Kudus tidak lagi berbicara kepada seseorang, karena orang itu tidak lagi mendengar suara-Nya. Mereka menganggap remeh Roh Kudus dan karya-Nya. Mereka yang disebut telah memadamkan Roh Kudus adalah mereka yang telah menutup hati nuraninya mendengar suara Roh Kudus. Akhirnya yang mereka dengar adalah suara diri mereka sendiri. Marilah kita berusaha hidup dalam Roh sehingga kebenaran firman Tuhan selalu terpancar dalam kehidupan kita sehari-hari, Amin.

04. Berdoa

05. Bernyanyi BE. No. 20:2. Paian ma di hami
Naeng ihuthononnami na pinatikkonMi
Naeng pasidingonnami sogo ni rohaMi.

06. Doa Bapa kami – Amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s